Dec 2, 2018

Taj Mahal (Agra), I'm here!

Taj Mahal
Taj Mahal!

Setelah 3 hari explore Jaipur dan penyesuaian adaptasi budaya dan cuaca di India yang lagi super panas. Kami melanjutkan perjalanan menuju Agra menggunakan bus. Sebenarnya traveler kebanyakan menggunakan kereta untuk pindah dari satu kota ke kota lainnya di India, tetapi karena saya dan Lylis tidak bisa bertransaksi di Clear Trip dan website resminya sehingga kami decide naik bis saja, lagian di bis kita bisa melihat interaksi warga lokal lebih jelas.

Jalanan di India rata-rata bagus, dan dari Jaipur ke Agra, bus ini melewati tol sehingga tidak terlihat kemacetan sepanjang jalan. Yang kami lihat sepanjang perjalanan cuma ladang-ladang rumput kosong seperti sawah mungkin kalo di Indonesia. Bus sempat terhenti di suatu tempat peristrahatan di tengah jalan dan semua penumpang wajib keluar, secara halusnya sih disuruh makan disana. Tapi karena kami mah traveler hemat jadi makannya rapel nanti malam aja, lagian harganya juga mahal-mahal dan gatau mau mesen apa :)) *hal ini bakal kalian rasain pas sampe di India, pertanyaan yang selalu terbesit di India yaitu, mau makan apa. wkwkwkwk

I'm here Agra!
I'm here Agra!
Setelah perjalanan kurang lebih 4 jam dari Jaipur, akhirnya kami berhenti di terminal dan gatau lokasi persisnya itu dimana, kehilangan arah, amana internet gak ada. Akhirnya kami berpasrah untuk mengikuti satu orang yang menawari jasa antarnya ke hostel yang kami tempati. Saat itu kami bayar sekitar Rs 100 untuk ke hostel yang katanya jauh dan ternyata dekat sekali gak lebih dari 5 menit :) *hal kaya gini biasa banget di India jadi kita harus lebih cerdas dibanding mereka, cuman karena memang buta jadi kami berpasrah diri :)

Sampai di hostel hari pertama, kami tidak melakukan apa-apa karena kondisi cuaca hari itu juga sedang buruk (sempat badai pasir sekitar 30 menit dan semua listrik mati di Agra) agak mengerikan juga karena 1 minggu yang lalu hampir ratusan orang meninggal karena badai pasir yang menimpa di daerah ini.

Selain itu karena kami hanya akan mengunjungi 2 lokasi wisata saja yaitu Agra Fort dan Taj Mahal karena selebihnya gak ada lagi point of interestnya Agra. Tapi walaupun begitu kami sempat juga berputar-putar ke daerah lain yang terpencil untuk explore makanan dan melihat aktivitas warganya.

Teduhnya Agra Fort


agra fort
Lylis sedang merenung di Agra Fort
Hari kedua di Agra, kami memilih untuk mengunjungi Agra Fort terlebih dahulu karena biar Taj Mahalnya kami simpan terakhir, save the best for the last :) Dari hostel yang kami tempati, memang agak jauh untuk mengunjungi tempat ini, jadi kami pun menggunakan rickshaw untuk menuju Agra Fortnya, it's cost Rs 50 untuk sekali jalan, not bad. Yang saya suka dengan orang-orang di Agra mereka lebih santai dan relax dibanding orang-orang Jaipur, mungkin karena Agra ini sudah terbiasa dengan adanya wisatawan yaaa secara disana ada salah satu keajaiban dunia, Taj Mahal.

Agra Fort
Agra Fort
Sebelum masuk ke Agra Fort kita harus menuju ke loket penjualan tiket terlebih dahulu, seperti biasa banyak guide-guide yang mehampiri kita. "From Malaysia?" hahaha kenapa sih selalu org menyangka org Malaysia, lebih banyak kah org Malaysia yang liburan kesini? Mereka menawarkan jasa guidingnya Rs 150/trip, not bad sih memang tapi karena kami gak suka dikintilin sama orang jadi lebih memilih sendiri, untuk masalah sejarah, baca dulu dong di google sebelum kesini wkwwkkw

Loket pembayaran terbagi dua yaitu lokal dan mancanegara dan perbedaannya sungguh ketara. Kami yang mancanegara ini wajib mengeluarkan Rs 400 dan lokal hanya Rs 15 :) tapi tak apa laaahh, kami terima nasib ini menjadi pelancong...

Sebelum masuk kedalam kami sempat berfoto di depan pintu masuk, itu pun baru pintu masuk dan gagahnya minta amfunnn! Setuju gak?

agra fort
Bangunan-bangunan di Agra Fort cantik-cantik!
arsitektur agra fort
Arsiterkturnya juga mindblowing!
Masuk ke dalam kompleks Agra Fort yang cukup luas, kami cukup terkesima dengan bangunan-bangunan yang ada disini, sungguh megah sekali! langsung terbayang kehidupan saat jama kerajaannya seperti apa disini. Jadi, Agra Fort ini merupakan peninggalan dari kerajaan Mughal yang pernah berjaya di daratan India, seperti Majapahitnya Indonesia, dan kerajaan ini merupakan kerajaan muslim di India oleh karena itu lebih banyak Muslimnya kalau di Kota Agra ini.

Di dalam kompleks ini terdapat banyak sekali bangunan dan area-area yang sering dipakai saat zamannya. Masing-masing pangeran di berikan istana sendiri-sendiri disini dan terpisah dengan bangunan lainnya. Dari segi arsitekturnya pun setiap istana memiliki corak dan khas yang berbeda.

Saya lupa namanya apa, pokoknya disana kita bisa melihat secara lurus langsung menghadap ke Taj Mahal, jadi dulu salahsatu pangeran disini sering melihat Taj Mahal dari sini.

Taman di Agra Fort
Taman di Agra Fort
This is the best part on this castle! Yappsss, taman. Karena saat itu cuacanya panas banget, sampe minum air dingin aja 10 menit kemudian menjadi hangat :) jadi saat itu dari siang hari pukul 2 setelah berkeliling Agra Fort, kami mengakhiri perjalanan dengan "ngaso" di tamannya sebelum pintu keluar dan disini rasanya adem sekaliiii, banyak burung-burung lewat dengan suaranya yang merdu serta angin sepoi-sepoi yang entah darimana datangnya. Kami hampir menghabiskan waktu disini selama 2 jam sampai ketiduran LOL.

Sehabis puas ngaso disini kami kembali menuju hostel dan beristirahat sampai agak malam untuk mencari makanan. Di kamar hostel kami bertemu dengan teman dari Mesir dan Jepang dan si Al dari Mesir ini agak sedikit gila dan mengajak kami untuk berkeliling Agra jalan kaki dan menyelinap masuk ke kawasan belakang Taj Mahal malam-malam -_- berujung diusir darisana dan kembali ke hostel dan sebelumnya sempat juga jajan jajanan street food disana yang namanya Balla. Setelah itupun kami kembali ke hostel untuk beristirahat.

Balla makanan India
Ini loh Balla tuh, enyaaakkkk!

The Beauty of Taj Mahal!


Di hari kedua, kami berangkat dari pagi hari karena setelah ngobrol dengan pemilik hostel katanya antrian masuk ke Taj Mahal itu panjang dan butuh effort agak besar apalagi saat itu lagi musim liburannya orang India jadi dipastikan bakal penuuhhhh. Kami pun berangkat kesana menuju Taj Mahal pukul 9 pagi setelah sarapan di dekat hostel. Kebetulan hostel kami lokasinya dekat sekali dengan pintu gerbang Taj Mahal, mungkin sekitar 1,5 kilometer, bisa juga jalan kaki sih tapi lumayan panas saat itu, sehingga kami menggunakan shuttle, yang lokasinya dekat dengan hostel kami juga ternyata.

Baca Juga: Melihat Koala Pertama Kalinya di Adelaide

Shuttle menuju pintu masuk Taj Mahal
Shuttle menuju pintu masuk Taj Mahal
Setiap orang membayar Rs 5 untuk sekali jalan kalau ingin naik shuttle ini, lumayan lah bisa save tenaga dan hemat waktu karena kalau jalan kaki pun bisa sampai 15 menitan kesana mana cuacanya dingin banget lagi ye kannn. Shuttle ini berangkat setiap 5 menit sekali, banyak armadanya, tapi bayar langsung di loket yaaa, kadang banyak oknum yang mengaku petugas untuk mengambil uangnya padahal gatau itu kemana uangnya.

Sampai di loket pembayaran kita memang diharuskan membayar tiket yang lumayan mahal yaitu sekitar Rs 1.000/orangnya, tapi kapan lagi ke Taj Mahal yaa kaannn dan ini merupakan salah satu keajaiban dunia dan merupakan impian jga bisa kesini, jadi tak apa membayar mahal juga. Seperti yang dikatakan pemilik hostel, antrian memang panjang banget, mungkin ada sekitar 30 menit kami mengantri sebelum masuk ke dalam.

Welcome to Taj Mahal :)
Welcome to Taj Mahal :)
Saat baru memasuki kawasan Taj Mahal saya didikagetkan dengan adanya bangunan yang bukan merupakan Taj Mahal tapi itupun sudah membuat hati saya bergetar. Bagaimana tidak, bangunannya besar dan megah sekali dan arsitekturnya juga bagus banget. Semakin mendekat, semakin merinding bulu kuduk saya karena masih gak nyangka aja bisa sampai kesini.

Ternyata bangunan ini merupakan pintu masuk menuju Taj Mahal yang sebenarnya. Seperti lorong dan darisitu pun sudah terlihat Taj Maha dari kejauhan. Dan di hati saya hanya berkata "Subhanallah", cantik sekali sampai tidak bisa berkata apa apa lagi.

Finally Taj Mahal uyeee!
Finally Taj Mahal uyeee!
Daaannnn... setelah melewati lorong tadi, kami akhirnya sampai di Taj Mahal! Keren sekali sumpah gak bohong! Bayar Rs 1.000 juga jadi lupa, padahal saya tuh orangnya pelit kalo lg jalan-jalan wkwkwkwk tapi yang satu ini bener-bener worth it rasanya. Dari kejauhan ada lokasi khusus foto yang ramai sekali sehingga saya pun mendekat ke bangunannya untuk mengambil foto. Saat itu sedang ramai sekali disini, ditambah tidak ada pepohonan dan tempat duduk jadi kami segera menuju bangunannya untuk melihat kedalam bangunan Taj Mahal tersebut.

Saat masuk ke bangunan, semua pengunjung diwajibkan memakai cover sepatu dari plastik mungkin karena agar terjaga kebersihan dan kesuciannya. Semua pengunjung pun tidak bisa langsung masuk kedalam karena diputar dulu dari arah ke timur, belakang lalu ke sisi baratnya lalu baru masuk ke bangunannya. Dari atas bangunan ini terlihat sungai di sebelah Taj Mahal ini, katanya kalo sunset disini cuamik banget.

Oiya, di dalam bangunannya pun semua pengunjung tidak boleh memfoto sama sekali sehingga saya pun tidak bisa mendokumentasikan isinya seperti apa. Singkatnya sih, bangunan sebesar itu isinya adalah 2 buah kuburan dari raja dunia Shah Jahan (raja Kerajaan Mughal) dan istrinya Mumtaz Mahal. Taj Mahal ini sangat terkenal karena bangunan ini merupakan bukti dari adaya pembuktian cinta yang melegenda.

Shah Jahan membuktikan cintanya dengan menghabiskan seluruh hartanya demi membangun bangunan ini demi memperlihatkan cintanya kepada Mumtaz Mahal. Oiya, maka dari itu bangunan ini merupakan makam muslim, bukan kuil hindu seperti banyak orang yang mengira.

Dan sebagai note jangan datang pada hari JUM'AT, karena pada hari itu kompleks Taj Mahal ditutup karena di area masjidnya dipakai untuk shalat jum'at warga Muslim sekitar dan terbuka kok.

Main Bazaar, Agra
Jama Masjid, Agra
Selesai explore Taj Mahal kami kembali ke hostel, namum sebelumya sempat mampir ke area Main Bazaar di Agra. Katanya disini pusat perbelanjaannya. Memang banyak sekali penjual disini mulai dari penjual makanan, kain, pakaian hingga barang-barang lainnya. Disini kami tidak terlalu lama karena hanya ingin melihat kedalam Jama Masjid, dimana katanya ini merupakan masjid terbesar di Agra.

Setelah itu kami langsung kembali ke hostel dan berkemas karena keesokan harinya kami harus melanjutkan perjalanan menuju New Delhi, hiyaaaaaa!

See you New Delhi!

⏩ Follow Instagram @irhamfaridh to explore #akangbolangjourney! ⏪

Post a Comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search