Oct 22, 2018

Kabur Sejenak ke Pulau Pahawang, Tempat Wisata Hits di Lampung

Suasana Dermaga Ketapang
Suasana Dermaga Ketapang
Sebenarnya cerita kali ini sudah agak basi karena it was a year ago! Tapi karena lagi ada waktu dan kesempatan untuk menulis tentang wisata di Indonesia, saya ingin langsung cerita tentang wisata Pahawang ini. Jadiiiii, Pulau Pahawang ini merupakan tempat wisata yang populer di Lampung, bahkan warga Jakarta, Banten dan Bandung pun banyak yang menikmati wisata Pahawang ini di akhir pekan.

Ceritanya sih waktu itu saya sedang bosan dan memang bener-bener kangen mantai, secara di Bandung tuh agak susah cari pantai, jadi saya mulai survey beberapa lokasi lain yang dekat tapi belum pernah saya kunjungi sebelumnya. Kalo Pangandaran udah rutinitas setahun sekali kesana, ke daerah Sukabumi juga sudah beberapa kali, ke Pulau Seribu yaaa gitu gitu aja, jadi akhirnya saya memutuskan untuk menuju ke Pahawang karena walaupun sudah beberapa kali ke Lampung tapi belum pernah explore pulau-pulaunya disana. Pernah sih waktu itu ke Pulau Sebesi, tapi itu pun undangan alias kerja dan pantainya kurang menurutku.


Perjalanan dari Bandung ke Pulau Pahawang memang agak panjang dan melelahkan, karena dari Bandung pun kita harus menuju ke Pelabuhan Merak terlebih dahulu yang menghabiskan waktu sekitar 6 jam an, tau sendiri kaaan jalur tersebut tuh lewat Bekasi dan Jakarta yang selalu macet setiap harinya! Setelah sampai di Pelabuhan Merak kita menyebrang ke Pulau Sumatera dengan ferry seharga Rp 15.000 kalo gak salah pada waktu itu, sekarang mungkin sekitar Rp 20.000an. 

Belum selesai sampai disana, sesampainya di Bakauheuni kita harus mencari angkutan yang langsung menuju Dermaga Ketapang, dermaga yang kita pakai untuk menyebrang ke Pulau Pahawang. Sampai di dermaga pasti kita langsung ditawari oleh orang-orang disana, ada langsung supir, calo dan macam-macam pokoknya. Menurut sepengalamanku keliling di Indonesia, calo di Bakauheuni ini paling sangarrrr! Sampe berani narik-narik segala. Solusi terjitu yaitu bilang aja udah ada yang jemput, walaupun setelahnya bingung harus nyari dimana, but at least gak tergangu kannnn. Setelah tawar menawar dengan supir langsung di parkiran, saya mendapatkan harga Rp 100.000 untuk biaya antar ke Dermaga Ketapang. Dan ternyata, dermaga ini pun cukup jauh dari Bakauheuni, yaitu sekitar 4 jam.

Dermaga Ketapang
Dermaga Ketapang
Karena dari Bakauheuni saat itu dari jam 2 subuh, kami sampai di Ketapang sekitar pukul 6 pagi dan langsung sarapan di sekitar dermaga. Banyak kios-kios yang menawarkan makanan dan juga trip untuk ke Pulau Pahawang. Tapi karena saat itu lagi ingin backpackeran, saya dan teman-teman hanya ambil perahu untuk menyebrang ke Pulau Pahawang PP, waktu itu kami dapat sekitar Rp 200.000 beserta untuk kepulangan keesokan harinya. Sesampainya di Pulau Pahawang, hal yang kami lakukan adalah langsung mencari homestay di pulau tersebut.

Banyak banget homestay dengan berbagai pilihan saat itu dan harganya menurutku bener-bener terjangkau banget, walaupun dari segi fasilitas sih B aja dan agak terbatas karena yaaa jauh dari peradaban juga sih. Saat itu kami memilih homestay yang lokasinya dekat dengan pantai karena memang ingin mendapatkan suasana pantainya banget, saat itu kami membayar homestay seharga Rp 200.000 per kamar (1kamar berdua) dan itupun sudah termasuk makan siang, malam dan sarapan untuk keesokan harinya, aaaah juara bukan?!

Suasana depan homestay di Pahawang
Suasana depan homestay di Pahawang
Yang kami lakukan dari pagi sampai siang hari, yaaaa cuman leyeh-leyeh depan pantai menikmati indahnya hidup ini #eaaaa. Tapi sayang juga jauh-jauh ke Pahawang tapi gak keliling pulau sekitarnya, karena dengar-dengar sih ada beberapa spot yang bisa dijangkau pakai perahu dan itu bagus katanya. Jadi, setelah ngobrol dengan warga, kami akhirnya mendapatkan sewaan kapal untuk keliling ke pulau-pulau sekitar saat itu kami bayar sekitar Rp 350.000 untuk seharian sampai sunset! Tapi harga tersebut belum termasuk alat snorkling ya sekitar Rp 15.000/orang.

Snorkling di Kelagian
Snorkling di Kelagian
Selama keliling pulau-pulau, banyak banget spot yang kita datengin, tapi namanya aja sampe pada lupaaa. Kalo ini waktu snorkling di sekitaran Pulau Kelagian, disana karangnya sih udah pada ancur hiks, tapi suasana pantainya sih dapet dan calm banget jadi not bad laaahhh. Terus kami snorkling juga di cukul bedil, yang banyak spot spot snorklingnya termasuk taman nemo. Tapi sayangnya di bawah laut yang udah bagus suasananya, di bawah lautnya malah dibuat tulisan tulisan i love pahawang kaya gitu, jadinya kan merusak dan jadinya kan gak alami gitu :(

Padahal pantainya tuh keren-keren, suasananya masih sepi dan pasirnya bagus-bagus pokoknya alami banget. Belum banyak bangunan seperti di Bali dan Pangandaran, hanya ada rumah-rumah warga itu pun gak banyak. Jadi pohon kelapa masih banyak dan pokoknya suasananya masih enak banget!

Pasir Timbul
Pasir Timbul
Sebelum ke lokasi terakhir, kami mampir dulu di pasir timbul. Jadi pasir timbul ini lokasinya ada di tengah laut tapi ada tumpukan pasir yang timbul sehingga kami bisa bermain-main di sekitar "pulau" ini. Disini juga ternyata sudah banyak operator yang menyediakan permainan-permainan seperti banana boat dan lain-lain dengan tarif Rp 25.000 per sekali naik. Lumayan sih bisa seru-seruan sama temen disini.

Sunset di sekitar Pulau Pahawang!
Sunset di sekitar Pulau Pahawang!
Yaaaaak trip ini diakhiri dengan menikmati sunset di sekitar daerah Pulau Pahawang dengan pemandangan yang super indah sih. Apalagi pas sunsetnya sampai saya sendiri gak mengabadikan sunsetnya saking menikmatinya sambil nyebur di laut, aaahh asiknya bisa berenang di pantai lagi, dan ini bukan kerjaan pure liburan :p

Kembali ke Pulau Pahawang, kami pun langsung bilas dan makan malam. Saat itu sedang ada gerombolan bapak ibu yang mengadakan acara di pinggir pantai, kami pun ikut malam bersama mereka dan ikut bergoyang menikmati lagu dangdut yang dimainkan oleh pemain organ yang bermain saat itu sambil bakar api unggun juga saat itu. Ahhhh seru pokoknya!

Time to back to Lampung!
Time to back to Lampung!
Setelah 2 malam puas bermain air laut di Pahawang, akhirnya kami harus kembali lagi ke kota. Saat itu kami kembali ke Lampung jam 8 pagi karena target agar sampai di Bandar Lampung siang hari dan bisa beli oleh-oleh. Oiya, kami pun tidak langsung pulang ke Bandung saat itu, karena kami ingin juga jalan-jalan dulu di sekitar Bandar Lampung, sambil kulineran, kan enak abis berenang-berenang sambil makan Mie Baso Sony <3

Oiya saat itu kami memesan hotel di Pop Hotel Tanjung Karang, harganya sekitar Rp 200.000/malam, cukup nyaman untuk tempat kami santai selama 1 malam di Bandar Lampung. Untuk urusan pemesanan hotel kami pesan lewat Pegipegi karena kemudahan dan kenyamanannya untuk pemesanan hotel dari awal hingga proses pembayarannya.

Pegipegi
Tinggal masukan nama kota atau lokasi kalian menginap disini
Hotel Pegipegi
Nanti langsung muncul semua list hotel di sekitar lokasi atau kota tersebut
Salah satu kemudahan dalam memesan hotel lewat Pegipegi yaitu kita bisa mendapatkan rekomendasi dari Pegipegi yang hasil rekomendasi ini berdasarkan review customer sebelumnya dan berbagai penilaian sehingga kita bisa lebih selektif memilih hotel yang akan kita pesan. Pop Hotel Tanjung Karang ini salah satu hotel yang paling direkomendasikan oleh Pegipegi sehingga saya bisa cepat memesan hotel ini tanpa mencari dulu yang lain, karena selain harganya yang sesuai, hotel ini pun rekomenasi dari Pegipegi jadi tidak ada keraguan untuk memesannya. Saat itu sih memang lagi ribet banget di perjalanan, jadi hal simple itu ternyata memudahkan.

Sistem pembayaran di Pegipegi
Sistem pembayaran di Pegipegi
Selain berbagai fitur dalam hal pencarian hotel, di Pegipegi juga kita dimudahlan dengan banyaknya metode pembayaran yang bisa dilakukan.Mulai dari transfer bank, lewat ATM, virtual account, kartu kredit, pembayaran lewat Indomaret hingga pembayaran cicilan 0%! Kurang apalagi coba? Jadi kaya saya kemarin sedang tidak ada uang cash di rekening karena uang lagi pasif diluar sehingga saya bisa membayarnya dengan kartu kredit. Prosesnya pun mudah kok, gak lebih dari 5 menit bahkan.

Jadi memesan hotel di Pegipegi worth it sekali, ditambah selalu ada promo setiap bulannya, apalagi bila menjadi member di Pegipegi, ada banyak promo bagi member tersebut.

Post a Comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search