Jun 17, 2018

Roadtrip 30 Hari Mengelilingi Sumatera!

Lembah Harau di Sumatera Barat
Lembah Harau di Sumatera Barat
Dari zaman kuliah saat memulai hobby traveling, saya punya mimpi besar untuk mengelilingi seluruh daerah di Indonesia, mulai dari Pulau Sumatera dengan mengunakan mobil, saya pikir ini cara yang terbaik untuk eksplore Sumatera karena Sumatera ini pulau yang besar dan kita bisa mengeksplor setiap daerahnya dan berpindah daerah dengan menggunakan mobil. Tapi alhasil karena kesibukan kuliah dan bisnis saat itu, saya gak bisa explore jauh-jauh dengan waktu yang lama. Sampai saat ini baru bisa mengunjungi dua tempat di Sumatera yaitu saat Belitung Dalam 100 Jam dan Solo Riding ke Teluk Kiluan dan Gigi Hiu Lampung.

Tapi memang rezeki gak pernah kemana, berawal dari ajakan teman blogger bernama Bena (coba cek-cek blognya di benbernavita.com) untuk gabung bersama tim Darmawisata Bagimu Negeri yang akan mengeksplor Sumatera selama 30 hari lebih dengan cara roadtrip, seperti yang saya inginkan pada saat masa kuliah dulu. Dengan mempertimbangkan waktu, dana dan pengalaman yang akan saya dapatkan, i said "I'M IN!" walaupun memang agak lama sih kasih keputusannya karena bingung juga ingin dan banyak tapinya. Tapi karena ini pengalaman sekali seumur hidup, i won't missed it baby!

Tim Expose Sumatra!
Tim Expose Sumatra!
Tim ini bernama tim Darmawisata Bagimu Negeri yang beranggotakan 7 orang dengan bidang spesialis masing-masing. Ada saya Irham sebagai Travel Blogger, ada Bena sebagai Blogger juga, ada Mba Uki Wardoyo sebagai Youtuber dan Video Maker beserta temannya Erly, dan Rizly sebagai Photographer dan Videographer yang akan membuat berbagai konten menarik (foto, video dan tulisan) untuk mempromosikan wisata-wisata di Sumatera nantinya. Lalu sisanya ada Mang Boughil, Om Dedi, dan Ombing sebagai Outdoor Specialist yang akan mengawal dan mengawasi seluruh tim selama perjalanan berlangsung.

Oh iya, seluruh dana dan kegiatan yang dilakukan selama 30 hari ini seluruhnya berasal dari sponsor. Ada Tripdixi Indonesia sebagai sponsor utama dan ada Garmin, Lensa Jogja sebagai sponsor pendukung.

Tim ini berasal dari berbagai daerah, ada yang dari Jakarta, Jogja, Bali, Malang, Kalimantan, dan Sumatera. Dan tim ini berkumpul di Kota Bandung pada tanggal 10 November 2017 di Hotel Aryaduta Bandung untuk berkumpul dan briefing sambil staycation  sebelum membolang dan start perjalanan pada tanggal 12 November 2018!

Jadi beberapa daerah yang akan kami datangi adalah:

Bandung - Lampung - Palembang - Jambi - Riau - Sumatera Utara - Aceh - Danau Toba - Sumatera Barat - Bengkulu - Lampung - Bandung

Sponsored Post: Everything Starts at Aryaduta Bandung!


Hotel Aryaduta Bandung
Hotel Aryaduta Bandung
Kami berkumpul di Hotel Aryaduta Bandung untuk berkenalan diri karena sebelumnya kami belum saling kenal dan melakukan beberapa briefing sebelum berangkat mengeksplor Sumatera. Banyak beberapa hal yang kami lakukan di hotel ini yaitu mencoba berbagai makanan enaknya di restoran, berenang di kolam renangnya, take foto dan video di Heli Pad dan mencoba dimsum spesial di Chinese Restaurantnya!

Setelah 3 hari leyeh-leyeh di hotel, kami langsung berangkat menuju Sumatera dengan diawali doa dan pelepasan di Balai Kota Bandung

Memulai Petualangan dari Lampung Timur #ExposeSumatera Eps.1 (click for more)


Way Kambas, Lampung Timur
Way Kambas, Lampung Timur
Sampai di Lampung, setelah perjalanan hamir 15 jam karena tersendat kemacetan di tol Bandung-Jakarta, kami langsung mengeksplor beberapa tempat di daerah Lampung seperti Menara Siger, Way Kambas untuk melihat penangkaran gajah dan Situs Purbakala Pugungharjo. Oh iya selama di Way Kambas juga kami datang ke Festival Way Kambas yang sedang diselenggarakan disana. Banyak orang banget dan banyak juga jajanan.

Kami memang tidak terlalu lama di Lampung karena kami harus mempersiapkan waktu yang tepat untuk berangkat ke Palembang yang jalurnya terkenal dengan begalnya. Beneran loh ini! salag satu anggota dari tim kami ada yang pernah dikejar sama begal bersenjata dan akhirnya dia bersembunyi di kantor polisi terdekat sampai pagi hari. Maka dari itu kami, melewati daerah tersebut pada siang hari dan ikut keramaian kendaraan sampai ke Palembang, Alhamdulillah, tidak terjadi apa-apa di perjalanan.

Sightseeing di Kota Palembang #ExposeSumatera Eps.2 (click for more)


Sunset cantik menyapa kami di Palembang
Sunset cantik menyapa kami di Palembang
Selama di Palembang kami lebih banyak kulineran sih, terutama nyobain pempek, makanan khas Palembang di Pelambangnya itu sendiri hehehehe. Untuk wisatanya kami mengunjungi Alquran Al-Akbar yang terkenal dengan Alquran raksasanya, lalu kami menyusuri Sungai Musi untuk mengunjugi Pulau Kemaro dan juga kampung Al-Munawar.

Jadi di Pulau Kemaro ini ada sebuah pagoda yang melambangkan bahwa pernah ada kehidupan bangsa Tionghoa disini. Dari sejarah dan mitos yang ada di Palembang pun memang menyatakan seperti itu. Bahkan kerajaan di Palembang saat itu ada putrinya yang mitosnya menikah dengan bangsa Tionghoa.

Lalu tidak jauh dari Pulau Kemaro ada Kampung Al-Munawar  yang merupakan Kampung Arab yang literally mukanya memang arab-arab semua. Yang bikin saya jatuh hati disini adalah anak-anaknya seru banget, bahagia banget liat muka ceria mereka yang sedang main di pinggiran sungai sambil menikmati sunset. Ah terima kasih Palembang!

Peninggalan Kerajaan Sriwijaya di Candi Muaro Jambi #ExposeSumatera Eps.3 (click for more)


Candi Muaro Jambi
Candi Muaro Jambi
Di Jambi kami memang tidak terlalu lama, hanya 1 malam saja. Di Kota Jambinya pun kami hanya gunakan untuk menginap. Keesokan harinya langsung menuju Candi Muaro Jambi yang letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota. Candi ini merupakan candi terluas se Asia Tenggara dan memiliki sejarah yang sangat unik dan amazing! Memang selama disana tidak terlalu mengkupas  bagaimana sejarahnya, tetapi setelah berbicara dengan salah satu teman yang berasal dari Jambi dan Guide disini juga, kawasan Candi ini dulunya katanya memang sebuah kota dan dermaga bahkan yang terluas di dunia dulunya. Dan sistem pengaturan debit air sudah ada sejak dulu disini. Bisa membayangkan gak bagaimana canggihnya jaman dulu saat masih jaman-jaman kerajaan?

Kami hanya mengeksplor beberapa candi terdekat saja disini, sebenarnya masih banyak banget candi-candi lainnya disini, tapi karena keterbatasan waktu akhirnya kami hanya sebentar disini dan langsung melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.

Megahnya Istana Siak dan Taman Nasional Zamrud di Riau #ExposeSumatera Eps.4 (click for more)


Istana Siak
Istana Siak
Di Riau kami mengeksplore beberapa wisata di daerah Siak, daerah yang menurutku punya dunia sendiri. Kenapa? Karena saat sampai di daerah Siak ini seperti bukan di Indonesia loh! Jalanan dan trotoarnya bagus dan bersih pake banget, ditambah insfrastruktur bangunannya ditambah adanya Istana Siak yang megah itu. Jadi dulunya Siak ini adalah kerajaan. Dan kerajaan ini ada sampai Indonesia merdeka, karena setelahnya kerajaan ini menyerahkan diri agar menjadi bagian dari Indonesia. Keren!

Satu lagi wisata di Siak yang wajib didatangi adalah Taman Nasional Zamrud. Tapi gak sembarang orang bisa masuk sih karena ini kawasan Pertamina juga jadi harus memiliki izin atau channel yang kuat. Ada danau yang luas di tengah gersangnya daerah Siak ini, airnya berwarna kekuningan karena berasal dari tanaman sekitar, ada juga pulau yang berpindah-pindah tempat setiap bulannya karena tidak memiliki permukaan.

Mandiin Gajah di Tangkahan Ecotourism #ExposeSumatera Eps.5 (click for more)


Mandiin gajah di Tangkahan
Mandiin gajah di Tangkahan
Di Sumatera Utara, kami hanya bermalam di Medan untuk beristirahat, sisanya kami lanjutkan petualangan kita di Tangkahan Ecotourism. Kami bermalam di Tangkahan itu sendiri selama 1 malam. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan disini seperti mandiin gajah, rafting, atau ya sekedar rileks aja menikmati alam. Karena daerah ini benar-benar alam banget, wong sinyal aja gak ada!

Bahkan saat malam hari saat itu lagi badai besar banget, tanpa sinyal, listrik mati, dan sungai meluap, padahal penginapan kita ada di pinggir sungai. Ah pokoknya amaxing banget tempat ini!

Takengon, The Gayo Highland! #ExposeSumatera Eps.6 (click for more)


My favorite! Takengon Highland!
My favorite! Takengon Highland!
Takengon ini rasanya jadi tempat favoritku selama perjalanan keliling Sumatera. Kami 3 malam stay di Takengon ini, karena kami sambil beristirahat dan menikmati udara Takengon yang dingin. Selama di Takengon, kegiatan yang kami lakukan adalah rafting, main di danau, ke tempat pembuatan kopi Gayo dan tidur :)

Selama di Takengon kami menginap di pinggir danau persis, jadi setiap pagi bisa lihat pemandangan yang cantik! Oh iya Takengon itu udah masuk daerah Aceh loh, jadi semua pakaian harus tertutup.

The best view here was when we visited Pantan Terong. The views was totally magical!!!

Explore Pulau Weh, Pulau Paling Barat di Indonesia! #ExposeSumatera Eps. 7 (click for more)


Pulau Weh, Aceh
Pulau Weh, Aceh
Sayang sekali waktu di Pulau Weh ini selama 4 harian cuacanya hujan terus setiap hari :( next time harus kesini lagi. Alamnya padahal bagus banget dan masih so natural! Selama di Pulau Weh kami stay di daerah namanya Iboih, tinggal pinggir pantai, nyantai tiap hari sambil beristirahat untuk perjalanan berikutnya. Pulau Weh ini jadi destinasi di pertengahan karena setelah sampe ujung kami akan kembali lagi ke Bandung lewat sisi Sumatera yang lainnya lagi.

Di Pulau Weh kami mengunjungi berbagai tempat seperti air terjun, pantai-pantai, ke titik nol kilometer juga dan saat kami sampai disini sedang diadakan Sail Sabang 2017. Ada kapal cruise yang sedang bersandar disini dan juga sedang ramai banget.

Menyusuri Pantai-Pantai Cantik di Aceh Jaya dan Aceh Barat #ExposeSumatera Eps.8 (click for more)


Pantai Lhoknga di Aceh
Pantai Lhoknga di Aceh
Sisi barat Aceh is my favorite part! Setelah dari Pulau Weh kami mengambil jalur barat dan melewati beberapa bagian Aceh yang terkena tsunami 2006 lalu. Tapi dibalik itu semua, banyak tempat wisata yang keren-keren di Aceh Barat ini loh! Terutama Meulaboh, tempat yang lumayan parah kemarin saat Tsunami ternyata memiliki pantai yang kece parah! Ditambah jalanan sepanjang Aceh Barat yang kece parah seperti di Australia. Jalanannya luas dan pemandangan sepanjang perjalanannya bikin mata ingin melek terus!

Dari Aceh sampai ke Danau Toba, kami mengunjungi beberapa tempat seperti Lhoknga, Tapak Tuan dan Air Terjun Sipiso-Piso yang merupakan air terjun tertinggi di Indonesia. Oh iya ada yang menarik di Tapak Tuan, Tapak Tuan ini ada legendanya jadi dulu ada pemuda yang melawan naga dan mengalahkannya dengan jurus tapak ini dan tapaknya berbekas di karang dekat laut. Sehingga dinamakanlah Tapak Tuan.

Liburan Anti-mainstream di Danau Toba (Silimalombu Village) #ExposeSumatera Eps.9 (click for more)


Silimalombu Village, Danau Toba
Silimalombu Village, Danau Toba
Di Danau Toba, tidak seperti wisatawan lainnya yang menginap di pusat keramaian, kami menginap di sebuah desa bernama Silimalombu. Desa ini juga terletak di Pulau Samosir dan letaknya di pinggir danau persis. Uniknya disini terdapat penginapan yang dikelola oleh keturunan raja desa disini, Bu Ratna dan Suami yang berkonsep Ecovillage. Jadi semuanya dengan konsep ramah lingkungan. Listrik pun tanpa kabel listrik, mereka memanfaatkan sinar matahari, lalu semua makanan yang ada di penginapan berasal langsung dari kebunnya yang seluas gunung, iya satu gunung!

Selama 4 hari disini, kami disajikan berbagai makanan yang dibuat oleh Bu Ratna sendiri, menikmati udara dingin Danau Tiba sambil beristirahat, dan juga menikmati Mango Winenya Bu Ratna yang tidak dijual dipasaran tapi rasanya luar biasa enaknya! Kami beli 2 dirijen buat di perjalanan! :))

Explore Tanah Minang di Payakumbuh dan Bukit Tinggi #ExposeSumatera Eps.10 (click for more)


Akang di Lembah Harau
Akang di Lembah Harau
Setelah melewati garis khatulistiwa, kami mengeksplor Sumatera Barat dimulai dari Payakumbuh, Bukit Tinggi dan Kota Padang. Banyak beberapa tempat wisata yang kami datangi, mulai dari Lembah Harau, Danau Maninjau dan masih banyak lagi. The most favorite di Sumatera Barat sih makanannya! Makanannya gak ada yang ga enak broh. Bayangin aja Warung Padang di semua tempat. Joss!

Kalo tempat wisatanya sih paling juara di Lembah Harau. Semuanya lengkap, tebing dapet, air terjun juga cantik banget. Banyak spot-spot yang bisa dijelajah, bahkan 2 hari aja gak cukup! Seberesnya dari Bukit Tinggi kami langsung menuju ke Padang dan disinilah saya berpisah dengan tim.

Karena ada kepentingan lain yang harus saya lakukan, saya terpaksa berpisah dengan tim di Padang. Ada rasa kecewa juga sih gak bisa menyelesaikan trip ini sampai akhir, tapi sampai Padang pun saya sudah bangga banget bisa explore Sumatera yan begitu luas dengan mobil dan exxplore berbagai tempat juga yang belum terjamah sama wisatawan luas.

Dari Padang tim Darmawisata Bagimu Negeri treking menuju Puncak Gunung Kerinci dan dilanjutkan rafting di Lahat sebelum kembali menuju Bandung.

Such a great experinces of my lifetime! Bukan hanya senangnya aja, tapi dukanya juga, bagaimana kita harus terpaksa tidur dimana aja, makan seadanya (kadang harus share juga), kadang juga berselisih karena berbeda pendapat atau berbeda pandangan karena kami dari berbagai background (ada yang anak alam banget ada yang engga, ada yang begini ada yang begitu), jadi ya wajar kadang ada konfik dan perbedaan pendapat. Tapi ada yang mengungkapkan langsung ada juga yang memendam. Kalo saya sendiri sih lebih senang memendam daripada stabilitas tim hancur, lalu yang saya lakukan ya beradaptasi aja dengan tim dan menghiraukan apa yang saya tidak suka, yang penting trip ini beres dan sukses dan hubungan saya dengan tim baik-baik saja. #ealah malah curhat!!

But anyway, trip ini udah bikin pengalaman yang berharga banget, and they are really good peoples with their own way! :)

Sumatera juga menurutku sebuah salah satu surga di Indonesia yang memang masih belum terjamah oleh wisatawan luas. Banyak tempat wisata yang punya sejarah keren, pemandangannya cantik dan punya keunikan tersendiri tapi mungkin beberapa dari itu memang sengaja seperti itu saja supaya tidak terjadi seperti apa yang terjadi di Gua Pindul.

After this, i really love Indonesia and i'll said there is no better country than Indonesia, indeed! Mari jaga Indonesia kita ini agar bisa dinikmati anak cucu kita nanti!

⏩ Follow Instagram @irhamfaridh to explore #AkangBolang journey! ⏪

Post a Comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search