Dec 26, 2017

Peninggalan Kerajaan Sriwijaya di Candi Muaro Jambi #ExposeSumatera Eps.3

Candi Muaro Jambi
Candi Muaro Jambi
Perjalanan #ExposeSumatera dilanjut lagi dari Palembang menuju Jambi yang menghabiskan sekitar 7-8 jam perjalanan. Kita memulai perjalanan dari Palembang sekitar jam 12 siang (selalu, karena mager-mageran berangkatnya LOL) sehingga kita akan sampai di Jambi saat malam hari. Perjalanan dari Palembang menuju Jambi bersyukur tidak ada masalah dan hadangan di jalan, mulus-mulus saja, tapi karena jalan terlalu santai kita sampai larut malam sekitar pukul 10 malam.

Baca Cerita #ExposeSumatera Eps.2: Sightseeing di Kota Palembang!

Sesampainya di Jambi kita langsung menuju hotel, gosshh akhirnya bisa bobok nyenyak dan akhirnya tidur di hotel mewah dongg, sebelum-sebelumnya kita ikut tidur di rumah orang atau bahkan tidur di jalan, bahkan tidur di lantai! Agak aneh juga orang-orang hotel melihat kita yang terlihat kucel seperti gembel belum mandi bawa barang banyak di mobil dan tidur di hotel :))

Belum selesai sampai disitu, ternyata setelah selesai mandi dan beres-beres, perut ternyata keroncongan karena memang dari sore belum makan malam. Akhirnya kawan kamarku Mba Uki dan Om Rizli keluar dan membelikanku makanan khas Padang yaitu Sate Padang. FYI, saat itu pertama kali banget nyobain Sate Padang and i think i love it!

Sungai Batanghari
Sungai Batanghari
Bangun dari tidur paling ternyenyak dalam 1 minggu itu, kita langsung bersiap di pagi hari dan beberapa teman menyiapkan barang-barang ke mobil dan sebagian lagi menikmati sarapan. Tidak banyak lama seperti biasanya, kita sudah berangkat sekitar jam 9 sekalian check-out dari hotel karena kita pun sekalian melanjutkan perjalanan menuju Riau.

Tujuan utama kita di Jambi adalah mengunjungi salah satu candi yang katanya arealnya lebih luas dibandung Candi Borobudur! Yaitu adalah Candi Muari Jambi yang letaknya tidak terlalu jauh dari Kota Jambi itu sendiri. Sekitar 30 kilometer dari pusat kota kita sudah bisa sampai di komplek candi ini.

Pintu Masuk Candi Muaro Jambi
Pintu Masuk Candi Muaro Jambi
Sampai di parkiran kita langsung menuju areal candi yang letaknya sekitar 500 meter dari parkiran, lumayan jauh memang. Sebenarnya disini tersedia banyak sepeda yang bisa disewa oleh kita untuk mengelilingi seluruh areal candi disini. Kalo tidak salah harganya sekitar Rp 25.000/sepeda. Kita juga baru tau ternyata ada guide juga disini dan bisa keliling ke beberapa candi yang terletak disini. Jadi di kompleks Muaro Jambi ini memiliki banyak candi, kalo tidak salah ada 9 candi dan luasnya itu bisa ribuan hektar looohhh.

Gelang Sebalik Sumpah
Gelang Sebalik Sumpah
Saat mau masuk ke komplek Muaro Jambi, ada yang bisa mengambil perhatian akang, yaitu pedangang souvenir yang menjual gelang sebalik sumpah, yang katanya sering dipakai oleh Suku Anak Dalam Jambi. Jadi, gelang ini terbuat dari biji salah satu pohon yang jarang bisa ditemukan oleh orang sembarangan dan mereka percaya bahwa gelang ini bisa membuat menangkal sial dan bala serta terhindar dari gangguan makhluk halus dan guna-guna. Harganya sekitar Rp 25.000, siapa tau ngaruh kaaan jadi wiro sableng ntar.

Gedung Koleksi Muaro Jambi
Gedung Koleksi Muaro Jambi
Beberapa peninggalan yang dipajang di gedung koleksi Muari Jambi
Beberapa peninggalan yang dipajang di gedung koleksi Muari Jambi
Di depan kompleks area Candi Muaro Jambi terdapat gedung koleksi yang cukup mengambil perhatian akang saat lewat, sehingga akang penasaran untuk mencoba masuk dan melihat apa yang ada didalamnya. Ternyata di dalamnya terdapat banyak banget koleksi mulai dari arca, prasasti dan barang-barang peninggalan lainnya. Selain itu, banyak juga terdapat informasi mengenai areal ini mulai dari informasi sejarahnya, fungsi dari setiap candi tersebut hingga informasi mengenai setiap peninggalan tersebut yang tersaji lengkap.

Peninggalan-peninggalan ini disinyalir adalah peninggalan dari masa abad ke 9-12 masehi dan merupakan percampuran dari beberapa budaya serta agama. Petugas disini memberikan informasi bahwa terdapat banyak peninggalan dari berbagai budaya dan agama terlihat dari bentuk, lempengan serta tulisan pada setiap peninggalannya.

Candi Gumpung di kompleks Muaro Jambi
Candi Gumpung di kompleks Muaro Jambi
Selama di areal kompleks Muaro Jambi, kita hanya ada di kawasan paling terdepannya saja karena tidak mau hambur tenaga dan waktu. Jadi selama disana, kita hanya mengunjungi Candi Gumpung ini yang memang letaknya paling depan dan paling terdekat dengan pintu asuk areal ini. Sebenarnya masih banyak candi-candi lainnya di areal lain yang ternyata luas banget arealnya, it's huge dude!

Kompleks Candi Muaro Jambi ini telah didaftarkan ke UNESCO sebagai situs peninggalan dunia, dan candi ini juga merupakan kompleks percandian Hindu-Buddha terluas se Asia Tenggara, namun memang namanya belum terlalu cukup dikenal masyarakat luas, bahkan di Indonesia itu sendiri. Candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan beberapa merupakan peninggalan dari Kerajaan Melayu. Candi ini juga terletak di tepi Sungai Batanghari yang merupakan sungai terbesar dan terkenal di wilayah Jambi dan sekitarannya.

Selama ada disini tidak banyak yang bisa dilakukan kecuali foto-foto, belajar sejarahnya dan tentunya jajan dong! banyak juga jajanan disini walaupun standar hanya sekedar es kepala ataupun bakso, tapi lumayan untuk mengisi perut dan menghilangkan dahaga di cuaca Jambi yang cukup panas. Di Jambi aja panas apalagi Riau nanti ya!

Menara Arasy
Menara Arasy
Oiya, sebelum meninggalkan Jambi, kita berkunjung ke salah satu tempat lagi yaitu Menara Arasy yang terletak di Sungai Batanghari juga. Disini selain menara itu sendiri terdapat jembatan yang menghubungkan antara tepian sungai ini, jembatan ini tidak dapat di lewati oleh kendaraan bermotor, jadi hanya bisa disebrangi oleh para pejalan kaki.

Sambil istirahat sebelum melanjutkan perjalanan, kita menikmati sungai ini sambil minum kopi dan makan makanan khas Jambi lupa namanya tapi itu enak banget! Tak lama kemudian, kita pun meninggalkan Jambi dan melanjutkan perjalanan ke Riau untuk melanjutlan perjalanan #ExposeSumatera ini!

⏩ Follow Instagram @irhamfaridh to explore #AkangBolang journey! ⏪

22 comments:

  1. Bulan dua insyaallah akan ke Jambi, mengingat tak banyak tempat terdekat dengan kota yg bisa didatangi di Jambi, sepertinya dua tempat ini wajib didatangi ya.
    Btw meski kompleks candinya luas tapi candi-candi peninggalannya tak cukup banyakkah yang bisa didatangi di lokasi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa mba ini wajib didatangi, ternyata menarik juga wisatanya disini...

      Banyak banget sebenernya, tapi karena kita terbatas waktunya jadi cuma jelajah satu candi :D

      Delete
  2. Nah Candi muarojambi ini salah satu yang belum sempat aku tulis juga di blog. Padahal sudah dua kali ke sini.

    Aku suka banget membayangkan kampus ini dulunya, jika para mahasiswanya dengan berjubah, mondar-mandir dan ada juga yang membaca doa-doa di sudut. Pasti ramai sekali Ya waktu itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaaa, kompleksnya luas bangettt, keren deh pokoknya!\

      Ayo dong ditulis mbaaa, ntar banyak trip makin tengelem dan makin males nulisnya yaaa :))

      Delete
  3. Es kelapa kali ya hehehe, serem juga kalau minum es kepala ^^ btw makan sate padang di jambi itu greget kan yaahh. Ditunggu jalan jalan ke riau nya~ #exploreIndonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oalaaah typo wkwkwkkwkwk

      Iyaaah tapi yaaa sama aja ternyata rasanya yaaa, yg di padang sendiri paling mantappssss

      Delete
  4. Wah sayang yah cuma liat candi pertama aja.. coba waktunya lebih lama ya :D

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masalahnya waktunya gak banyak jhehhehee

      Delete
  5. Jambi itu kayak Jawa Tengah dan DIY. Ada banyak candi di sana. Namun yang membedakan itu minat para pelancong yang kurasa kurang untuk berkunjung ke Jambi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa mungkin karena lokasinya yang jauh dari kota besar. mungkin harusnya bisa melirik wisatawan dari medan dan singapore malaysia yaaaa

      Delete
  6. Ternyata Jambi menarik uga ya kalau ngambil angle fotonya bagus. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan angle fotonya, tapi yang ngambil fotonya :D

      Delete
  7. Keren juga ya namanya sebalik sumpah yg fungsinya membalikkan sumpah serapah yg ditujukan kepada penggunanya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa, aku juga beli, siapa tau berpengaruh di pulau jawa :D

      Delete
  8. Gilaaaaaks ceu udah mampir aja kesini.
    Raisa yang rumahnya deket sama Jambi aja belom mampir kesana ngahahaha.
    Eh iya ngana beli gelang sebalik sumpah gak kang ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahha ah gimana si eceu ini, kebanyakan job di jakarta sihhh :p
      jadi donggg, beli 25,000 ditawar jadi 10.000 wkwkwkwk

      Delete
  9. Saya kira candi hanya ada di pulau jawa dan Bali aja, ternyata di pulau lain juga ada ya.......nice info Om...

    ReplyDelete
  10. baru tau nih ada kompleks candi terbesar se Asia Tenggara di Indonesia! Taunya kan Borobudur gitu yaa. enjoy the next trip ya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan terbesar sih mba, tapi terluas :D hehehe terima kasih mba :D

      Delete
  11. waw area nya lebih luas dr borobudur ya? luas banget donk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jauhhh beratus kali lipat dibanding borobudur :D

      Delete

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search