Oct 31, 2017

Solo Riding ke Teluk Kiluan dan Gigi Hiu Lampung

gigi hiu
Gigi Hiu! 
Sejak traveling ala backpacker dari jaman kuliah dulu, Lampung selalu menjadi incaran akang buat jadi destinasi karena banyak lokasi-lokasi pantai kece disana. Tapi sampe lulus kuliah dan merantau sana-sini, belum pernah kesampaian juga sampai sekarang buat traveling keliling Lampung sekitarnya. Pernah beberapa bulan yang lalu di bulan Agustus 2017 diundang ke Lampung oleh Disbudpar Lampung dalam rangka peringatan Festival Krakatau 2017, simak ceritanya di bawah ini:


Tapi walaupun di Lampung beberapa hari belum sempat juga main ke wisata-wisata sekitarnya karena pada acara itu, akang dan rombongan hanya main di sekitar Bandar Lampung, Pulau Sebesi dan Krakatau aja. Karena penasaran banget sama wisata-wisata Lampung sekitarnya, akang coba googling dan keluarlah beberapa list tempat wisata yang muncul. Ada Pulau Pahawang dan Teluk Kiluan yang paling di rekomendasikan oleh orang-orang. 

Karena akang juga punya trip organizer yang fokus trip ke pulau-pulau, jadi akang beberapa hari ikut join open trip orang lain ke Pulau Pahawang. Sesekali ikutan open trip biar tau juga rasanya open trip itu gimana ternyata memang gak enak, anaknya lebih suka liburan sendiri tanpa di organize sama orang lain, tapi gapapa karena harus belajar juga wong mau buka open trip buat orang lain :D Tapi cerita ke Pahawangnya nyusul ya guys, karena bingung juga mau cerita apa :))

pulau pahawang
Pulau Pahawang nih!
Pulang dari Pahawang, akang bareng temen trip yang kebetulan menuju ke Bandung, jadi nebeng dan gratis deh ongkos pulang ke Bandungnya. Sepanjang perjalanan mereka cerita-cerita tentang Kiluan yang letaknya katanya gak jauh dari Pahawang. Sebelumnya juga akang pernah denger-denger cerita tentang Kiluan ini, katanya pantainya bagus dan kalo beruntung kita bisa liat lumba-lumba di tengah laut sekitaran Teluk Kiluan ini lohhh.

Beberapa minggu setelah dari Pulau Pahawang, kebetulan akang kembali lagi ke Lampung karena ada urusan bisnis yang harus diselesaikan. Akang pun berencana menuju ke Teluk Kiluan itu dan ke tempat wisata lain yang direkomendasikan sama temen akang di Lampung, sesama Travel Blogger juga katanya ada lokasi namanya Gigi Hiu dan tempatnya keren banget. Jadi selama di Lampung, akang extend 2 hari khusus biar bisa explore Lampung sendiri!

Pemandangan dari kapal penyebrangan Merak-Bakauheuni
Pemandangan dari kapal penyebrangan Merak-Bakauheuni
Walaupun judulnya business trip, tapi karena jiwanya backpacker banget (alias irit), akang pergi ke Lampung ngeteng dari Bandung menggunakan bis dan ferry. Dari Bandung untuk menuju ke Lampung, pertama kali kita harus menuju ke Merak dulu. Ada banyak bis dari Bandung yang menuju ke Pelabuhan Merak setiap 1 jam pasti ada bisnya, langsung aja dateng Terminal Leuwi Panjang nanti tinggal cari bis yang jurusannya ke Pelabuhan Merak.

Untuk harganya juga termasuk murah, cuman Rp 85 ribu untuk bus yang eksekutif. Kalo mau lebih murah lagi bisa pake yang ekonomi, harganya Rp 30 ribu aja tapi lama perjalanannya beda jauh, karena kalo yang ekonomi gak lewat tol, pake jalur Cianjur-Bogor. Perjalanan dari Bandung ke Merak jaman now itu sekitar 6-7 jam perjalanan karena kadang suka macet di Jakartanya.

Sampai di Pelabuhan Bakauheuni, rapatkan barisan karena kalian bakal kaget saat keluar dari Pelabuhan kalian bakal di kejar sama calo-calo yang menurut akang paling ganas se Indonesia :)) udah pernah ke beberapa terminal/pelabuhan di berbagai kota, di Lampung ini beda dari yang lain. Kadang kita dirangkul dan dipaksa dan ditarik-tarik, tapi memang gak berbahaya karena mereka juga gak mungkin membunuh atau mencuri cuman memang gayanya seperti itu, karena denger-denger informasi dari driver travel yang antar akang ke Bandar Lampung kalo ada yang macem-macem di Pelabuhan bisa di tembak di tempat karena banyak TNI disana. 

Karena pake muka sok tenang, akang langsung menuju ke parkirannya aja cari travel ke Bandar Lampung dan ketemu driver travel bernama Pak Udin. Akang diberi harga Rp  40.000 dan diantar langsung menuju ke depan hotel dan di mobil itu cuma akang aja loh, canggih! Padahal jarak dari Bakauheuni ke Bandar Lampung itu bisa sampe 2 jam loh.

Boro-boro 2 jam, perjalanan kita molor sampe 4 jam!!! kenapa? karena akang dan Pak Udin tadi sambil ngobrol dan gak sadar ternyata kalo kita jalan lambat banget wkwkwkwk si bapak curhat karena istrinya telefonin dia terus setiap 15 menit dan sharing juga ternyata si Bapa pernah kerja di Jepang beberapa tahun. Uwow

Motor pinjaman buat explore Teluk Kiluan dan Gigi Hiu
Motor pinjaman buat explore Teluk Kiluan dan Gigi Hiu
Sampai di Bandar Lampung, akang langsung menuju ke hotel di sekitaran Karang dan beristrahat untuk kegiatan beberapa hari kedepan untuk bertemu temen-temen dan ada beberapa urusan yang harus diselesaikan disana. Setelah semua urusan selesai, akang punya waktu 1 hari lagi untuk explore ke Teluk Kiluan dan Gigi Hiu keesokan harinya. Cari-cari informasi buat transportasi umum menuju kesana ternyata agak sulit juga ternyata karena gak setiap saat ada transportasinya, agak berabe juga.

Akhirnya karena ada temen Travel Blogger asal Lampung juga disana, namanya Bang Fajrin, dia mau minjemin motornya jadi untuk explore kesana akang bakal naik motor, sendirian! Sebenernya semalem sebelumnya akang ketemu Bang Pepeng yang dulu juga pernah ketemu di Festival Krakatau, dia dan teman-temannya punya rencana yang sama buat jalan-jalan ke Teluk Kiluan dan Gigi Hiu. Akhirnya besoknya akang rencana bareng sama mereka kesana.

Tapi pas besok harinya, memang langitnya agak mendung dan agak hujan. Bang Pepeng dan teman-temannya pun belum kumpul. Karena dari awal udah niatin buat kesana sendiri, jadi akang pergi duluan dan rencana ketemu dengan mereka disana aja dan pulang bareng.

Pemandangan sekitar jalan menuju Teluk Kiluan
Pemandangan sekitar jalan menuju Teluk Kiluan
Agak ribet juga ternyata yaaaa solo riding, karena kadang gak pede dengan jalan yang kita ambil, takut salah atau gimana. Tapi i very like it loh! kita bener-bener bebas mau ngapain aja, bebas juga mau kapan berhenti. Kaya foto di atas ini, mungkin kalo ramean belum tentu bisa berhenti disini, tapi karena akang sendiri, akang berhenti dulu disini, terus pergi ke tengah sawah dan ngobrol dengan beberapa warga lokal disana. Tapi karena tujuan masih agak jauh jadi akang harus terus melanjutkan perjalanan. Oiya, perjalanan dari Bandar Lampung ke Teluk Kiluan itu sekitar 3 jam.

Semakin jauh berjalan, kang baru sadar kalo kendaran di skeitar makin sedikit dan jalanan makin jelek, super jelek! jalanannya jelek karena lagi ada perbaikan jalan besar-besaran dan banyak lubang juga. Tapi gak apa-apa semoga jalanannya semakin bagus di kemudian hari dan Kiluan dapat ditempuh dalam waktu yang dekat.

Selama di perjalanan banyak banget yang bisa dilihat, mulai dari kebun-kebun milik warga, rumah-rumah adat Lampung yang masih berjajaran di kampung sepanjang perjalanan dan juga view-view cantik yang kadang gak bisa akang foto.

View yang akang dapet di perjalanan <3
View yang akang dapet di perjalanan <3
Selama perjalanan dari Bandar Lampung, akang kena hujan beberapa kali dan kadang juga kena matahari beberapa kali, jadi jaket dan celana akang rasanya udah basah kering beberapa kali. Tapi untungnya saat sudah hampir sampai di Teluk Kiluan, cuacanya semakin cerah dan terik sekali, mengingat kalo mau foto di pantai itu bagusnya kalo lagi cerah banget, jadi warnanya keluar.

Akhirnya! Setelah beberapa jam di perjalanan sendiri, akang sampai di gapura yang menandakan kalo akang sudah sampai di Teluk Kiluan! Pemandangan dari sekitar gapura juga kece banget! banyak pulau-pulau di sekitaran terlihat dari sini. Oiya fyi, sepanjang perjalanan dari Bandar Lampung ke Teluk Kiluan, akang jamin bakal aman 100% karena selama perjalana kita juga lewat markas-markas TNI, memang lokasi Lampung Selatan ini menjadi basis TNI AL, jadi kalo ada yang macem-macem die tuh orang.

teluk kiluan
Akhirnya sampe!
Turun dari gapura tadi, beberapa menit kemudian akang sampai di pedesaan yang akang juga bingung harus kemana. Karena ternyata di Teluk Kiluannya ini gak ada pasir putihnya, kalo mau ke pasir putihnya kita harus naik kapal etek-etek ke Pulau Kelapa yang ada di sebrangnya. Karena ada segerombol orang di rumah dekat sana akang coba tanya-tanya, dan ada Pak Pendy yang bersedia mengangkut akang sendirian kesana dengan harga Rp 40.000 pulang pergi dan ditungguin disananya sampai akang puas explore pulaunya, mantap!

Jangan bayangin kapal kaya kapal titanic ya! ini kapal jukung aja, lebarnya aja pas banget sama lebar kita, jadi it's fuckin small but its fun! Kapal ini yang biasanya dipakai buat liat lumba-lumba kalo pagi hari, tapi karena akang sampenya siang jadi gak bisa liat lumba-lumba ke tengah laut. Jarak dari Teluk Kiluan ke Pulau Kepala cuman 10 menit naik kapal jukung tadi. Mau tau keindahan Pulau Kelapa di Kiluan ini kaya apa?


Pulau Kelapa Kiluan
Secantik ini Pulau Kelapa!
Karena akang kesananya weekday dan orang-orang lagi kerja, pulau ini berasa jadi pulau pribadi sesaat huaaa enaknya. Gak ada siapa-siapa disini dan bisa bebas mau ngapain juga. Mau berenang, mau foto-foto, mau manjat pohon, mau naik sapi, bebas asal jangan malu-maluin aja :))

Pulau ini juga bisa terhitung kecil karena sekitar 1 jam juga udah bisa keliling pulau ini dan bisa explore luar dalam pulaunya. Banyak spot-spot cantik di pulau ini, ada spot pasir putih, ada spot yang berkarang, ada spot backgroundnya gunung, dan pulau-pulau sekitar juga ada loooh.

pulau kiluan
Spot 1
pulau kiluan
Spot 2

pulau kiluan
Spot 3
pulau kiluan
Spot 4
Hampir sekitar 1 jam akang berputar-putar di pulau itu, sambil cari spot-spot foto kece buat feeds Instagram dan foto endorsean gitu (sombong) :)) kembali ke kapal, si Pak Pendy nya gak ada di kapal dan di sekitar, akang pun mulai panik karena mikir gimana kalo akang gak bisa balik lagi kesana terus terdampar di pula kecil ini sampai akhir hayat #lebay

Ternyata si bapa lagi enak tiduran di salah satu gubuk sana, akhirnya kita pun kembali ke kapal dan kembali. Sampai di desa Kiluan, akang diajak Bapaknya ke rumahnya yang dekat dari sekitar kapalnya di parkirkan itu. Akang disuguhi air putih bahkan dikasih makan siang, duhhh rezeki di siang bolong! Selama makan siang disana, akang merhatiin anaknya yang putih dan cantik banget, ternyata anaknya kuliah di Jakarta, edyaaan keren! 

Makan siang di rumah Pak Pendy
Makan siang di rumah Pak Pendy
Tak jauh dari rumah Pak Pendy ada jalan menuju laguna yang letaknya sekitar 500 meteran dari rumah bapak, karena liat akang sendiri, akang ditemenin tetangganya pak pendy ke laguna dan gak bayar tiket masuk karena yang jaga juga kayanya takut sama pak pendy :))

Buat sampe ke laguna ternyata agak berat juga, jalanannya nanjak dan turun dan bikin lutut bergetar terussss! tapi untung jalanannya sekarang udah di cor jadi gak terlalu berat, dulu katanya kalo mau ke lagunanya susah banget aksesnya. And you know, laguna diini ada di pinggir laut dan pemandangan sekitarnya keren abis!

laguna kiluan
Keren kan lagunanya?! Disini ternyata ketemu rombongannya Bang Pepeng tadi, jadi ada temen deh
Secara tidak disangka ternyata akang ketemu rombongannya Bang Pepeng disini, jadi trip ke Gigi Hiunya akang bisa bareng dengan mereka, karena agak parno juga kalo sendiri banget karena denger-denger jalanannya masih rusak parah dan sepi.

Setelah selesai berenang di laguna, kita akhirnya melanjutkan perjalanan ke Gigi Hiu, yang letaknya sebenernya deket dari Teluk Kiluan sekitar 1 jam kalo lancar. Tapi kenyataannya? jalanannya rusak parah! padahal segitu juga udah lumayan katanya. Banyak banget jalanan yang malah bisa disebut itu mah sungai bukan jalan -_-

jalanan menuju Gigi Hiu
Jalanan menuju Gigi Hiu, perjuangan :D
Setelah berlama-lama di jalanan yang tidak ada ujungnya, akhirnya kita berbelok menuju jalan kecil yang layaknya disebut rawa atau sungai karena bener bukan jalan kok :)) tapi disitu asiknya, kita harus lewat jalanan yang kadang buat ban motor selip dan saling bantu. Jadi gak kebayang kalo akang kesini sendiri gimana, pasti ribut dan sibuk sendiri dan motor stuck, menangislah akang di bawah pohon sampe super hero datang.

Tapiiii..... perjalanan panjang dan melelahkan itu semua hilang ketika sampai di Gigi Hiu, wooow ternyata memang pemandangan disini keren banget! Batu-batunya menjulang tinggi dan ada beberapa batu besar di sekitarnya. Selain itu juga kita bisa naik ke salah satu batu dan berfoto di atas batu dengan lata belakang bebatuan itu, instagramable banget deh!

gigi hiu
gigi hiu
#AkangBolang di Gigi Hiu!
Kami agak terburu-buru di Gigi Hiu ini karena mataharinya akan segera terbenam, jadi kami agak bergegas untuk meninggalkan tempat ini dan segera kembali ke Bandar Lampung. Perjalanan pulang dari Gigi Hiu menuju Bandar Lampung sekitar 4 jam perjalanan lewat jalur lain yang akang gak tau. Mungkin kalo sendiri bakal ambil arah balik yang tadi lagi. Dan selama perjalanan pun jalanannya gelap banget tanpa penerangan, jadi bersyukur banget ketemu sama mereka, bayangin aja kalo sendiri gelap-gelapan, ngeri-ngeri sedap, mana Lampung ini terkenal dengan begal-begalnya :D

Di tengah perjalanan, kami makan makam di tengah perdesaan, disana akang menyantap nasi goreng yang rasanya gak tau nikmat pake banget. Mungkin karena akang juga belum makan siang dan lapar banget. Setelah makan kami melanjutkan perjalanan lagi menuju Bandar Lampung dan akang pun langsung kembali ke hotel dan subuhnya juga udah sipa-siap lagi buat ke Bandara karena akang ambil flight subuh menuju ke Jakarta menemui si cinta.

*TIPS: Jangan sendirian kalo mau ke Gigi Hiu, tapi kalo ke Kiluan masih ok. Nginep di Kiluan jadi pilihan kalo mau ke Gigi Hiu keesokan harinya. Jangan lupa bawa kamera karena pemandangannya terlalu bagus!

Baca juga: Backpacker ke Singapore dan Malaysia 700 ribuan!


⏩ Follow Instagram @irhamfaridh to explore #AkangBolang journey! ⏪

34 comments:

  1. Ah ada nama aku.. Hehehe 😁

    Eh ia itu jalan pas masuk ke Gigi Hiu ya, Kang. Tapi sekarang jalan sudah di beton lho.

    Nah 2 Destinasi sudah ya. Tinggal Pulau Pisang, Tanjung Setia dan Liwa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehehe thanks motornya bang :D

      Waaah mantap kalo sudah di beton! Next harus ke Pulau Pisang dan Krui :D

      Delete
  2. Seru juga petualangan akang bolang solo riding Kali ini ya. Pengen ke Kiluan dan gigihiu deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayooo kang momotoran dari Bandung yuk :))

      Delete
  3. jalannya seram ih tapi sawahnya ku suka
    ajak ke sana kang
    mau foto di depan gigi hiu
    asyik ih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe tapi jalannya agak menyebalkan :D

      Delete
  4. Photo cover artikel pake Kain dan kalung kalung itu siapa yaaaa??? Niat banged yaaaa??? Pasti artis endorse hahahahahah..... btw pengalaman yang seru. Sayang kita tak sempat jumpa yaaaa saat itu liat postingan di FB ajaaa dan Aku masih di luar kota

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha dia anak Genpi Lampung, emg selebgram jadi totalitas bang :)) Iyaaaa, next week semoga bisa ketemu kita nanti di Lampung :D

      Delete
  5. Telur Kiluan ini semacam Pantai Lovina di Bali ya, bisa lihat lumba-lumba yang gemesssh.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa kak Dee, liat lumba lumba emesh bukan dede emesh :D

      Delete
  6. Di pelabuhan Bangka juga parah calo nya! Kayak diserang zombie

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahahhahaha ternyata ada yg sama juga ya kirain lampung doang

      Delete
  7. akses nya susah ya mas. tapi lumayan lah hasilnya tidak mengecewakan

    ReplyDelete
  8. Udah banyak banget aku baca pengalaman temen yang jalan ke sana. Walau jalannya kayaknya masih menantang haha, tetep kepingin ke sana, melihat langsung pahatanNya yang indah itu. Dulu pas launching film TTNT, gubernurnya bilang bakalan diperbaiki walau ntah kapan hehe

    omnduut.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huehehehe katanya sekarang udah diperbaiki sih semoga aja secepatnya rampung :D

      Delete
  9. Klo pulang pergi dari Lampung, makan waktu banyak banget ya untuk ke dua tempat itu.

    Beberapa kali juga pengen ke gigi hiu dan komentar teman yg udah ke sana itu sama, jalannya rusak parah.

    Tapi salut sih om berani ke gigi hiu dengan niat awal sendirian :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa untungnya ketemu temen, coba engga. Bisa nangis sendirian di pojokan itu oas malem-malem :))

      Delete
  10. Ah, keceee viewnya, harus nyampe nih, insyaallah tar, hehe. Berani amat akang pake motor sendirian, tantangan nyasar bgt tuh ya, haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beberapa kali emang nyasar mba :)) tp yaaa masih di Indonesia gak bakalan takut hehehe thanks mba prita :)

      Delete
  11. kalau pahawang saya udah,, tapi kalau kiluan ini belum huhu.. padahal pgn bgt kesana tapi belum kesampean..

    anyway foto anaknya Pak Pendy kok gak diliatin? ahaha

    Salam kenal kang
    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha jangan disebar disini ntr viral, soalnya asli, cantik banget :))

      Delete
  12. Aku nyesel nggak traveling dari jaman kuliah. Padahal dulu kuliah udah ditanggung beasiswa, tapi bapak tetep suka kasih uang jajan kalo aku mudik. Kalau dikumpulin, udah bisa ke beberapa negara Asia Tenggara tuh. Baru di tahun terakhir kuliah tahun 2013, aku mulai traveling.

    __________ BATAS CURHAT __________

    Elu mah emang dasarnya petualang alam ya, jadi justru tertantang dengan kebebasan kayak gitu. Kalau buat eksplor tempat-tempat di luar negeri, atau di kota-kota besar Indonesia, aku juga lebih suka sendiri supaya bebas. Tapi kalau buat eksplor alam Indonesia yang notabene transportasinya susah, aku harus cari temen atau open trip. Kebetulan juga aku bukan pemburu alam sih, jadi mampir sebentar buat foto-foto juga udah cukup hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hadooooh ada yg curhat disini :)) keren euy si abang beasiswa segala ya dulu, kalo akang mah peringkat paling bawah terus boro-boro beasiswa
      ------batas curhat-----

      Hehehe iya sih tiap orang beda-beda tipe exploringnya :D

      Delete
  13. Gigi Hiu ni Instagramable bgt ya kak. Cuma ga nyangka aja rutenya sesusah itu, kirain gampang krn lumayan banyak org foto di sana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehee pas kita kesana cuman kita doang koh, jadi cocok banget buat foto-foto, sepiiiii hehe

      Delete
  14. Hih ini jalan jalan sama mas fajrin ke gigi hiuu.. Huhu... Aku dah pwrnah ke Pulau Pahawang kak... Ke gigi hiu sama teluk kiluan cuma dimupengin doang sama kak fajrin. Huh. (eh orangnya baca gak ya. Ahahaha)

    Lampung emang bagusss yak.... Banyak yg kudu dieksplor... Sempet dapet cerita sama si bapak2 yg jd guide kita dulu kalo d pantai mana gt. Orang2 suka mandi di situ buat terapi. Penyakit apapun katanya bs sembuh....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ohhh iya kalo gak salah itu di daerah pasir item gitu, katanya bisa buat terapi dan menyehatkan.

      Tapi yang pasti yang menyehatkan itu yang selalu membahagiakan, cukup :D

      Delete
  15. Perjuangan menuju ke sana bukan main :D
    Solo riding tuh tantangannya banyak banget ya. Gak pede milih jalan, gak ada teman ngobrol, kalau nyasar ya kebingungan sendiri. Tapi kalau sudah sampai tujuan, rasanya puas banget. Salut!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa kak bener, hampir setengah mati cari jalan yang bener. Untung banyak warlok (warga lokal) yang siap sedia membantu :D

      Delete
  16. Penasaran banget sama Gigi Hiu. Pengen banget ke sini. Semoga segera kesampaian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa kak ayooo ke gigi hiu keburu rame ntar :p

      Delete
  17. Gigi Hiu-nya memang menawan. Aku gak nyangka ini ada di Lampung, karena aku pikir Lampung sebenernya punya tipikal yg sama dengan daerah pantai barat Jawa dan Sumbagsel pada umumnya.. Gigi Hiu ini keknya menarik buat masuk whist lilst.. tapi jalan kesananya masih pengen nangis liatnya.. hikss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bedaaa banget mba vik, di Sumatera pantai-pantainya cenderung lebih hijau-hijau gitu. Gigi Hiu ini keren banget harus buru-buru keburu ntar rame :p

      Delete

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search