Meleleh di Nusa Penida! (+Tips Liburan ke Nusa Penida)

Pantai Klingking Nusa Penida
Pantai Kelingking, ikon Nusa Penida yang terkenal!
Bulan April 2017 kemarin saya mempunyai kesempatan lagi untuk mengunjungi Bali untuk kesekian kalinya. Kali ini saya mengajak Lylis spesial untuk merayakan hari ulang tahunnya. Kami menghabiskan waktu di Bali selama 6 hari. Tapi karena kami pun udah sering eksplor Bali, dan rata-rata sudah mengunjungi semua tempat-tempat wisata di Bali, kami berencana menghabiskan waktu di hotel untuk quality time selama 4 hari sambil keliling-keliling tempat hits Bali dan menghabiskan waktu 2 hari ke Nusa Penida. Pulau yang letaknya tak jauh dari Bali yang daridulu belum juga kesampaian.

Cerita-cerita saya di Bali yang lain:
Selama 4 hari di Bali saya tinggal di kawasan Legian, saya tinggal selama 2 malam di Loft Legian Hotel, The Friendly Hotel in Legian, 2 malam Manja-manjaan di The ONE Legian dan mendapatkan dinner spesial persembahan untuk ulang tahun Lylis dari Basilico Kitchen & Bar. Selama 4 hari di Bali juga kami mengunjungi tempat-tempat hits Bali seperti La Plancha dan pantai hits baru di Bali yaitu Pantai Tegal Wangi.

2 hari lainnya kami habiskan di Nusa Penida, pulau yang lagi hits dikalangan traveler-treveler domestik maupun mancanegara. Untuk mencapai Nusa Penida kami harus menuju Pelabuhan Sanur, kurag lebih 1 jam untuk mencapai Pelabuhan Sanur dari Legian. Di Pelabuhan Sanur kami pun langsung membeli tiket boat. FYI, kapal boat paling murah disini yaitu Mola Mola Express, tapi karena kehabisan tiket jadinya kami membeli tiket kapal Maruta Express, gak terlalu mahal, Rp 150.000 pulang pergi.

Maruti Express
Maruti Express
Perjalanan dari Pelabuhan Sanur menuju Nusa Penida menghabiskan waktu sekitar 45 menit. Selama perjalanan kami terombang-ambing dengan ombak yang cukup tinggi, buat yang mabuk laut wajib bawa plastik pokoknya. Yang sedihnya lagi bukan ombak yang bikin saya mabuk, tapi bapak-bapak didepan yang bau asemnya sampai semerbak ke belakang :(

Sampai di Nusa Penida, karena kami belum pesan home stay kami menyewa sepeda motor setibanya di Nusa Penida, pasti banyak yang menawarkan untuk penyewaan motor ini kok. Harganya untuk seharian termasuk bensin Rp 65.000 karena kami mau menginap jadi kami sewa untuk 2 hari, jatuhnya menjadi Rp 120.000 dan nanti motor dikembalikan di tempat semula. Setelah transaksi beres, kami menuju daerah Pelabuhan Sampalan karena saya dengar disitu banyak keramaian dan banyak penginapan. Disana kami mendapatkan homestay yang tidak terlalu mahal dan fasilitasnya pun lumayan bagus. Dan interior dan ekstriornya "Bali" banget, sukaaaaa.

Green Palm Homestay, Rp 250.000 per malam.
Sesampai di homestay, kami rebahan dulu untuk beberapa menit, bahkan saya sempat mandi dulu karena panasnya yang luar biasa "ternyata". Setelah bersiap-siap kami melanjutkan perjalanan di Nusa Penida dengan eksplor Nusa Penida sebelah Barat terlebih dahulu karena letaknya tidak terlalu jauh dari tempat kami menginap. Jalanan di Nusa Penida ini cukup scenic, karena sepanjang perjalanan kita menyusuri pantai dan lautan, mengingatkanku perjalanan road trip di Australia  tahun lalu.

jalanan di Nusa Penida
Jalanan di Nusa Penida, cantik yah?
Lokasi pertama yang kami kunjungi yaitu Crystal Bay. Jadi lokasi wisata di bagian barat ini semuanya berdekatan, mulai dari Crystal Bay, Pasir Uug, Angel Billabong dan Pantai Kelingking. Crytal Bay ini dinamakan crystal entah mungkin gara-gara pasirnya yang berkilap kilap seperti ada kristal atau airnya yang berkilauan seperti kristal kalau kena sinar matahari, entahlah, yang jelas lokasinya lumayan buat santai-santai sambil melihat pemandangan sekitar. Iya pemandangan.

Crystal Bay Nusa Penida
"Pemandangan" di Crystal Bay
Kami tak terlalu lama di Cystal Bay karena waktu kita gak banyak disini, jadi kami melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya. Destinasi berikutnya yaitu Broken Beach atau Pasir Uug. Tapi karena saya sotau cuman ngikutin arah petunjuk jalan eh kesasar lah jadinya. Setelah liat google maps, kami sudah jauh banget dari arah barat itu, makannya kok ga nyampe-nyampe -_- karena udah terlanjur jauh, kami akhirnya memutuskan untuk menuju Pantai Klingking dulu, seharusnya Pantai Kelingking ini terakhir, tapi karena nyasar jadi kesini dulu, itu pun kita pake jalan pintas ala google maps, masuk ke kampung-kampung dan jalan yang rusaknya parah banget! Tapi semua terbayar setelah sampai di Kelingking..

Pantai Klingking
Pantai Kelingking
Masih gak percaya kalo Pantai Kelingking ini masih ada di Indonesia, tekstur bukit-bukit dan pantainya mirip-mirip dengan Australia. Viewnya keren banget! Pantes Pantai Kelingking ini menjadi ikon baru buat Nusa Penida. Sampai disana, ada satu spot dan kalo mau foto seperti foto saya itu, harus ngantri tunggu yang lain wkwkwkwk oh iya, selain foto dariatas juga kita bisa menuju ke bawah dengan tangga yang jumlahnya gatau ada berapa anak tangga. Saya tanya orang yang baru sampai katanya sekitar 3 jam kalo mau kebawah PP naik turun. Lumayan yhaaaaa....

Tapi karena waktu udah lumayan sore, akhirnya kami buru-buru menuju Broken Beach yang letaknya tidak terlalu jauh dari Klingking ini. Dibanding Pantai Kelingking, akses menuju Broken Beach ini lebih mudah karena ada petunjuk jalan di setiap belokan. 

Broken Beach/Pasir Uug
Broken Beach/Pasir Uug
Broken Beach ini termasuk unik karena kalo dilihat dari dekat seperti lubang besar yang isinya pantai berkarang dengan lubang didepannya. Pantai ini seperti pantai apa ya saya lupa namanya di Spanyol, jadi ada pantai di dalam gua, mirip-mirip dikitlah. Dibalik Broken Beach ini adalah lautan luas, kita bisa jalan sedikit ke bagian atasnya yang bertekstur bukit sehingga kita bisa enjoy disana sambil liat pemandangan lautan luas dan pulau-pulau di sebrangnya.

Tak jauh dari Broken Beach terdapat Angel's Billabong yang bisa ditempuh dengan berjalanan kaki, mungkin hanya sekitar 10 menit sudah bisa sampai. Tapi sayang, saat kami kesana, matahari sudah turun dan kami tidak bisa melihat jernihnya air yang ada di Angel's Billabong ini. Tapi, kalo siang saya dengar kita bisa melihat jernihnya air disini sampai karang-karang yang ada dibawahnya terlihat jelas.

Angel's Billabong
Angel's Billabong
Karena hari sudah semakin gelap, kami pun balik ke homestay dengan keadaan gelap gulita di perjalanan. Sesampainya di Sampalan, kami cari makan dulu di sekitar homestay dan kembali ke homestay untuk beristirahat dan ...................

Keesokan harinya, sekalian check-out homestay kami berangkat menuju Nusa Penida bagian timur, disana ada Atuh Beach, Pulau Seribu dan Bukit Teletubbies. Tapi ternyata, perjalanannya tidak semudah yang dibayangkan. Kami berangkat kesana pada jam 10 pagi dan mataharinya terik sekali! Untung bawa minum sehingga kita tidak dehidrasi. Ada satu hal lagi yang bikin kita meleleh yaitu perjalanan menuju Atuh Beach yang jaraknya entah berapa km, pokoknya gak sampai-sampai  dan jalanannya, bikin nangis :( tapi, namanya penasaran yaa tetep aja dilanjutin sampai sampe. Tapi, bukannya sampai di Atuh Beach, malah di Pulau Seribu, karena di setiap belokan ada tulisan Atuh Beachnya banyak :( Tapi gak apa-apa, view dari Pulau Seribu ini cuamik! seperti Twelve Apostless di Great Ocean Road yang terkenal itu, bikin hati meleleh karena keindahannya juga!

Pulau Seribu
Pulau Seribu
Tak lama disana, karena teriknya matahari di siang bolong dan minum udah abis. Kami melanjutkan perjalanan ke Bukit Teletubbies, lagi-lagi gak ada jalan petunjuk yang jelas menuju kesana. Yang kami tahu, cuman menuju ke daerah Tanglad, namun di tengah perjalanan saat mau melewati desa sedang ada acara adat sehingga kami tidak bisa melanjutkan perjalanan, tapi saat perjalanan pulang kami mendapati spot yang mungkin Bukit Teletubies itu typicalnya seperti itu.

Bukit Teletubbies
Bukit Teletubbies versi irham :))
Setelah melanjutkan perjalanan, kami langsung menuju Pelabuhan Maruti, tapi sebelumnya kami makan bakso dulu di pinggir jalan harganya Rp 15.000 khas Surabaya baksonya segede kepalan tangan, mantap lah pokoknya hehehehe

Perjalanan di Nusa Penida ini saya rasa kurang lama karena mungkin kalo lebih lama lebih bisa menikmati setiap tempatnya dan masih banyak lagi lokasi-lokasi lainnya sebenarnya yang bisa di eksplor. Di kesempatan berikutnya kalo ke Bali lagi saya berhadap bisa mengunjungi Nusa Penida lagi ditambah dengan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Overall, Nusa Penida ini bikin saya meleleh! Meleleh di perjalanan karena jalanannya banyak yang rusak, meleleh karena panas dan teriknya, tapi meleleh juga karena keindahan alamnya!

Buat yang mau ke Nusa Penida juga ada beberapa tips dari saya, di simak ya guys!

Tips Liburan ke Nusa Penida

  1. Rata-rata visitor ke Nusa Penida menghabiskan waktu 2 hari 1 malam.
  2. Untuk menuju Nusa Penida ada 2 cara, yaitu melalui Pelabuhan Sanur atau Pelabuhan Padang Bai, kalo dari Padang Bai memakai ferry, kalo dari Sanur memakai speed boat yang waktu perjalanannya lebih cepat.
  3. Apabila menggunakan speed boat dari Pelabuhan Sanur, lebih baik langsung beli tiket PP. Boat yang bagus dan murah namanya Mola-Mola Express atau Maruti Express. Harganta Rp 100.000 - Rp 150.000 pulang pergi.
  4. Sesampainya di Nusa Penida minta jemput ke Hotel atau Homestay yang kalian pesan atau sewa langsung sepeda motor di pelabuhan atau dermaga. Harganya 50-70 ribu seharian.
  5. Ambil penginapan atau homestay di keramaian seperti daerah Sampalan, karena nanti saat cari makan atau ada keadaan darurat mudah dicari segala sesuatunya, terutama makan. Karena tidak banyak tempat makan di Nusa Penida ini.
  6. Ambil 2 hari trip di Nusa Penida sudah cukup, dengan rute sebaiknya hari pertama sore hari menuju Timur (Atuh Beach/Pulau Seribu) dan keesokan harinya ke arah Barat (Crystal Bay, Pasir Uug, Angel's Billabong, dan Pantai Kelingking) tapi semuanya tergantung selera dan keinginan masing-masing hehe
Irham Faridh Trisnadi (Tris)
I'm a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! 
Twitter       : @irhamfaridh
Instagram   : irhamfaridh
Facebook   : Irham Faridh
E-mail        : irham.faridh@gmail.com
Travel, Love & Be Happy!

Irham Faridh

Travel, Love and Be Happy!

6 comments:

  1. astaga indah sekali, aku ajdi mau ke sana, mengeksplore keindahannya, Allah Maha besar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo kak dicoba, akses dari Bali cukup mudah kok hehehe

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Ane yang lahir di Bali malah belum pernah main ke Nusa Penida #tepokjidat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahahaha ayo itu deket banget Bli :")

      Delete
  4. aku belum pernah ke nusa penida :(((

    ReplyDelete