Sep 21, 2016

Sesepedahan di Gili Trawangan

sepedahan di gili trawangan
Sepeda, transportasi yang sering digunakan wisatawan di Gili Trawangan
Sebelumnya saya pernah mengunjungi pulau indah yang berada di Lombok ini, Gili Trawangan tahun lalu saat Backpacker ke Bali dan Lombok selama 8 hari. Namun, kala itu saya hanya berkunjung di Gili Trawangan beberapa jam saja, sekedar hanya ingin tau bagaimana kondisi di Gili Trawangan seperti apa. Kali ini, akhirnya saya bisa kembali ke Gili Trawangan lagi untuk transit selama 1 malam dalam perjalanan saya berjudul Backpacking ke Flores (Labuan Bajo dan Komodo)! Sebelum menuju Gili Trawangan ini saya sempat stay di Bali 2 hari dan berkunjung ke Air Terjun Kanto Lampo.

Cara Menuju Gili Trawangan

Dari Bali, saya menggunakan speed boat menuju Gili Trawangan dari Padang Bai seharga Rp 150.000 satu kali jalan, kalo turis mancanegara lebih mahal lohhh. Perjalanan mengunakan speed boat dari Padang Bai Bali menuju Gili Trawangan lamanya sekitar 45 menit. 1 kapal mungkin berisi sekitar 20-30 orang. Speed boat ini selalu ada jadwalnya setiap hari dan setiap jam jadi jangan takut kehabisan, tapi ngantrinya? lama beudhz! saya pun waktu itu nunggu kapal hampir 2 jam!

Ada cara lain yang lebih murah berdasarkan pengalaman backpacking ke Gili Trawanga beberapa tahun lalu yang saya lakukan yaitu membeli tiket ferry dari Padang Bai Bali menuju Pelabuhan Lembar Lombok sebesar Rp 45.000 dan lama perjalanannya 5-7 jam perjalanan sesuai gelombang laut dan antrian di Pelabuhan Lembarnya. Sesampai di Pelabuhan Lembar, bisa sewa angkot sebesar Rp 15.000 - Rp 30.000 (sesuai nego) menuju Pelabuhan Bangsal. Di Pelabuham Bangsal, beli tiket kapal menuju Gili Trawangan di loket karcis sebesar Rp 15.000. Jadi total hanya sekitar Rp 75.000 namun dengan waktu yang jauh lebih lama. Tapi sekali-kali untuk pengalaman okelah :)

speed boat Gili Trawangan
Speed boat yang saya tumpangi bersandar di Gili Trawangan

Penginapan di Gili Trawangan

Sampai di Gili Trawangan, saya disambut oleh pasir yang sangat lembut dan air laut yang jernih! Dari pantai terlihat jelas air yang sangat biru dengan gradasi biru muda dan tua! Tak berlama-lama di pantai karena keberatan bawa tas, saya pun langsung menuju hotel yang terletak tidak jauh dari dermaga. Selama 1 malam di Gili Trawangan, saya punya kesempatan untuk menginap di salah satu properti ZEN Rooms bernama Villa Phy Phy Gili Trawangan. Lokasinya tidak jauh dari dermaga, tempatnya tidak terlalu dekat dengan bar jadi tempatnya pas untuk relaksasi. Untuk review lengkapnya bisa dicek disini:


Villa Phy Phy Gili Trawangan
Villa Phy Phy Gili Trawangan

Aktivitas di Gili Trawangan

Setelah menyimpan barang, saya pun langsung menyewa sepeda di villa tempat saya menginap dengan harga Rp 50.000 untuk seharian. Rata-rata semua penginapan di Gili Trawangan menyediakan penyewaan sepeda, jadi gak perlu jauh-jauh cari penyewaan sepeda, langsung tanya aja ke tempat penginapan kalian tinggal. Transportasi di Gili Trawangan lainnya yaitu cidomo, tapi harganya mahal yaitu Rp 50.000 sekali jalan berapapun jauhnya, mungkin murah kalo rame-rame tapi kalo sendiri sepertiku itu mahils kakaknyaaah. Selain kedua transportasi tersebut, tidak ada lagi transportasi lain yang digunakan di Gili Trawangan karena di pulai ini, tidak boleh ada kendaraan bermotor, makannya udara disini bersih sekali! coba hirup aja sendiri #hembuskan napas jangan coba-coba hembuskan napas di cidomo tapi ya? nanti bukannya segar, malah adanya bau tai kuda! :))

Ayo sesepedahan di Gili Trawangan!
Rasanya udah lama gak "sesepedahan" lagi semenjak masuk bangku SMA. Sesepedahan adalah Bahasa Sunda yang artinya bersepeda dalam Bahasa Indonesia. Saya mulai sesepedahan berkeliling pulau dari dermaga hingga berputar ke arah timur pulau, melewati banyak tempat dan hotel-hotel mewah serta bar-bar di pinggir pantai. Kadang saya berhenti untuk mengambil foto kegiatan-kegiatan warga dan wisatawan lain di pulau ini, rasanya ingin hidup di pulau ini tanpa memikirkan urusan lain di dunia :p

beach life
Wisatawan dan warga bermain voli bersama
Tujuan akhir saya yaitu menuju Sunset Point, kata abang villanya sunset disini bagus banget, karena dulu pas kesini gak sampe sunset, jadi kali itu saya harus menuju kesana. Di perjalanan seperti biasa melewati hotel dan bar-bar dipinggir jalan, terkadang ada adek-adek gemes juga lewat #ehhhhh. Mungkin dari dermaga menuju Sunset Point ini lama perjalanan menggunakan sepeda yaitu sekitar 15-20 menit. Jalanannya kadang dari paving blok kadang juga pasir pantai doang yang membuat kita keberatan memboseh sepeda. Di Sunset Point ini ternyata udah banyak orang yang menunggu detik-detik sunset. Di Sunset Point ini lah orang-orang kere berkumpul, eh gak kere deng orang yang berhemat halusnya hahaha karena di Sunset Point ini gak dipungut biaya, berbeda dengan di bar-bar mungkin kita harus mebayar sekitar Rp 30-40ribu lebih untuk minuman. Ada banyak bar-bar di sekitar Sunset Point ini, harganya standard mulai dari Rp 30.000 sampai up to Rp 90.000. Sesudah menikmati sunset di Sunset Point pun saya berkunjung ke Sunset Bar yang ada di sebelah Sunset Point.

Sunset di Sunset Point
Sunset di Sunset Point
Setelah sekembalinya dari Sunset Bar, saya kembali menuju villa untuk mandi karena badan udah bau asem :))  Setelah mandi saya keluar untuk cari makan malam. Sebenarnya untuk makan malam banyak sekali pilihannya di Gili Trawangan ini. Ada makanan gerobak, ada makanan yang di pasar malem, ada yang di restoran dan bar-bar. Kebetulan trip saya masih panjang menuju Flores, jadi saya coba untuk mengirit, jadilah makan di pasar malam. Bukannya ngirit yang ada malah menangis :( nasi 3 suap, sama 3 laut seencrit dihargai Rp 65.000 :( setelah makan itu pun saya makan bakso lagi diperjalanan pulang 2 piring dengan harga Rp 15.000 kenyang sudah!

Pulang ke penginapan, saya bersantai-santai dulu di depan kamar sambil melihat bintang, dan berangan-angan masa depanku nanti seperti apa cielaahhh udah lah sare! (tidur). Paginya saya disuguhi sarapan yang mengenyangkan dari Villa Phy Phy, lumayan untuk perjalanan selanjutnya menuju Lombok untuk naik bus menuju Sumbawa! Dijamin deh, sekalinya ke Gili Trawangan pasti nagih pengen balik lagi! Awas kecanduan! Good bye Gili Trawangan, see you again someday!

Gili Trawangan
Good bye Gili Trawangan!
Irham Faridh Trisnadi (Tris)
I'm a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! 
Twitter       : @irhamfaridh
Instagram   : irhamfaridh
Facebook   : Irham Faridh
E-mail        : irham.faridh@gmail.com
Travel, Love & Be Happy!

11 comments:

  1. Aku waktu kesitu naik cidomo emang mahal sih.. waktu itu kayanya 150rb seputaran gili keliling mpe kebun kelapa segala.. hihihi andai gak pny balita kayanya naik sepedah oke lah ya seruuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe iya lumayan mahal untuk sekali perjalanan makannya naik sepeda lebih enak :) semoga cepat besar balitanya :)

      Delete
  2. Kamu sepedahan nya sama siapa ??? ngak sendirian kan ???? hahaha
    Duch jadi kangen jajan gelato di trawangan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sendiri mascummm :( hahaha lagi solo traveling ini tapi kan nemu cewe lain disitu #eh wkwkwk

      Delete
  3. wah Vilanya keren ada kolam renangnya, mudah2an kalo ke Gili lagi bisa menginap di Vila ga di Homestay :)

    Budy | Travelling Addict
    Blogger abal-abal
    www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa keren banget dan seger bisa berenang kalo lagi kepanasan :) amin mas semoga ya :)

      Delete
  4. Duh kangen sepedaan ke pantai ahhahaha. Seru kalau di sana ya, sepedanya banyak dan gak ada kendaraan bermesin yang lewat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaahhh seru banget dan refresh banget! hehehe

      Delete
  5. wah enak ya kalo badan sehat. bisa jalan jalan terus kayak mas irham hehe

    ReplyDelete