Sep 1, 2016

Pesona Keindahan Alam Pulau Lampu Pangkalpinang, Lengkuasnya Bangka!

Pulau Lampu, Bangka!
Pulau Lampu, Bangka! (Sumber)
Provinsi Bangka Belitung beberapa tahun ini memang popularitasnya sedang menaik setelah munculnya film "Laskar Pelangi" pada tahun 2008 yang menceritakan kehidupan anak-anak Belitung dan juga terdapat tayangan yang memperlihatkan keindahan alam Belitung itu sendiri sehingga banyak sekali pelancong yang berwisata ke Belitung akhir-akhir ini. Namun, masih banyak orang yang tidak tahu bahwa sebenarnya ibukota dari Bangka Belitung ini bukan terdapat di Belitung, melainkan di Bangka yang bernama Kota Pangkalpinang.

Walaupun Kota Pangkalpinang yang berada di Pulau Bangka ini masih kalah popularitasnya dibanding Belitung, namun Pangkalpinang juga memiliki keindahan alam yang luar biasa dan bisa bersaing dengan wisata-wisata alam yang ada di Belitung bahkan di Indonesia. Di Belitung terdapat pulau yang terkenal dengan nama Pulau Lengkuas, di Bangka pun terdapat pulau yang tak kalah indahnya dengan Pulau Lengkuas, Pulau Lampu namanya! 

Pulau Lampu ini karakteristiknya sama dengan Pulau Lengkuas, terdapat pantai yang berpasir putih dan bebatuan granit di sekitarnya, air lautnya jernih dan juga terdapat mercusuar. Pulau ini terletak di Kecamatan Belinyu, Bangka dan berada di sebelah utara Kota Pangkalpinang. Pulau ini dinamakan "Pulau Lampu" karena cahaya yang dihasilkan dari  mercusuar menjadi sumber cahaya dan diibaratkan sebagai lampu, namun masyarakat sekitar lebih mengenal pulau ini dengan nama "Pulau Pelepas".

Mercusuar yang berlokasi di Pulau Lampu ini merupakan bangunan peninggalan Belanda. Mercusuar ini memiliki tinggi 50 meter dan dinamakan Mercusuar "H.M Koningin Wilhelmina" yang dibuat pada tahun 1893. Di puncak mercusuar ini, kita bisa melihat pemandangan sekitar, lautnya yang tenang dan biru serta pemandangan Pulau Bangka dari kejauhan.

Pemandangan dari atas mercusuar (Sumber)
Kegiatan lain yang bisa dilakukan di Pulau Lampu selain menaiki mercusuar yaitu kita bisa berenang di air laut yang jernih tanpa banyak wisatawan di sekitar, karena tidak banyak wisatawan di pulau ini. Karena tidak banyak wisatawan, kita bisa melakukan segala hal di pantai, mulai dari bermain air sepuasnya, main bola bersama teman, mancing, snorkeling sampai puas atau apapun yang bisa dilakukan dan anggap saja seperti pantai milik pribadi. Untuk snorkling di Pulau Lampu ini kita harus membawa peralatan snorkling sendiri karena disini tidak terdapat tempat penyewaan alat-alat snorkling.

Selain itu, kita juga bisa menyewa perahu untuk berkeliling pulau atau bahkan berjalan kaki karena dengan berjalan kaki kita bisa melewati pemukiman warga sekitar sambil menikmati alam yang terdapat di dalam pulau ini. Untuk berkeliling menggunakan perahu, harganya sesuai kesepakatan dengan pemilik perahu. Untuk berkeliling pulau ini tidak memerlukan waktu yang banyak karena memang pulau ini bisa dibilang kecil. Tapi, untuk yang suka fotografi rasanya wajib menyewa perahu karena bisa mendapatkan angle bagus untuk mengabil foto Pulau Lampu dari laut atau dari kejauhan.

Trek di Pulau Lampu (Sumber
Lalu, apabila berkunjung ke Pulau Lampu, kita dianjurkan untuk membawa persediaan makanan dan minuman sendiri, mengingat di pulau ini kita akan kesusahan mencari makanan dan minuman karena tidak ada warung atau bahkan supermarket. Kita bisa mempersiapkan makanan snack untuk di perjalanan, minuman secukupnya dan makan siang. Bayangkan, kita bisa makan siang di pinggir pantai dengan pemandangan laut biru, langit cerah dan suara ombak air laut. Syahdu~

Mercusuar dari kejauhan (Sumber)
Untuk mencapai Pulau Lampu ini, kita bisa menyewa kendaraan pribadi dari Kota Pangkalpinang dan berkendara menuju Pantai Penyusuk. Lama perjalanan dari Pangkalpinang menuju Pantai Penyusuk yaitu selama 2-3 jam melewati Sungailiat dan Belinyu. Sampai di Pantai Penyusuk, ada 2 pilihan boat yang bisa dipilih sesuai budget dan keinginanmu untuk mencapai Pulau Lampu. Untuk perahu kayu harganya Rp 15.000 per orang, sedangkan speed boat Rp 50.000 per orang. Namun bedanya lama perjalanan menggunakan speed boat akan lebih cepat dibanding perahu kayu. 

Kedepannya, Pulau Lampu ini diharapkan bisa menjadi alternatif lain liburan para pelancong yang sedang berkunjung ke Bangka Belitung, bukan hanya berkunjung ke Belitung saja namun juga berkunjung dan mengeksplor keindahan alam yang ada di Bangka. Selain Pulau Lampu, masih banyak lagi tempat-tempat eksotis di sekitaran Kota Pangkalpinang seperti Pantai Matras, Pantai Tikus, Teluk Uber, dan Pantai Pasir Padi. 

Selain menikmati keindahan alamnya, kita juga bisa mengenal budaya masyarakat Pangkalpinang umumnya Bangka yang menarik  di Kelekak dan mencoba makanan-minuman yang lezat. Di Kelekak, kita bisa mengetahui bagaimana budaya orang Bangka, bagaimana tarian khas Bangka, dan kebiasaan sehari-hari warga Bangka. Dan juga di seluruh penjuru kota kita bisa mencicipi makanan-minuman khas Bangka seperti Es Anggrek, Mie Koba, Getas dan masih banyak lagi.

Es Anggrek (Sumber)
Dengan alamnya yang luar biasa indah, keanekaragaman budayanya, dan makanan-minumannya yang khas, Pangkalpinang yang terletak di Bangka ini patut dikunjungi apabila berkunjung ke Bangka Belitung. Ditambah ada banyak penerbangan langsung menuju Pangkalpinang dari kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya dengan harga yang tidak terlalu mahal, jadi akses transportasi bisa dibilang mudah untuk menuju Pangkalpinang.

Pangkalpinang ini bisa berpartisipasi memajukan pariwisata Indonesia di mata dunia. Jadi, kita sebagai masyarakat Indonesia wajib untuk terus menjaga kelestarian lingkungan sekitar, memelihara dan ikut berpartisipasi mempromosikan keindahan alam di Indonesia ini. Sama halnya seperti saya, karena saya cinta Indonesia dan ingin pariwisata Indonesia maju dan terkenal di mata dunia, saya berpartisipasi ikut mempromosikan salah satu pariwisata Indonesia yang ada di Bangka Belitung yaitu Pangkalpinang agar semua orang tahu bahwa banyak potensi wisata lain di daerah lain selain Jawa dan Bali.

Maka dari itu, yuk! Kita jelajahi Indonesia dengan tetap memelihara dan menjaga kelestarian alamnya terutama Pulau Lampu di Bangka ini agar keindahannya terus terjaga dan terkenal di mata dunia dengan terus mempromosikan #PesonaPangkalpinang kepada dunia. Dan selamat ulang tahun yang ke 259 tahun kepada Pangkalpinang, semoga semakin maju dan terus ikut berpartisipasi memajukan Indonesia!

Irham Faridh Trisnadi (Tris)
I'm a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! 
Twitter       : @irhamfaridh
Instagram   : irhamfaridh
Facebook   : Irham Faridh
E-mail        : irham.faridh@gmail.com
Travel, Love & Be Happy!

15 comments:

  1. Ajib bener pulaunya,, kangen main kepulau lagii,, kayak gini nih yang buat gak tahan ingin jalan-jalan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa pulaunya mantap! bikin pengen nyebur aja :D

      Delete
  2. Wah. Pulau Lampu i emang kece banget kok yaa. jadi pengen kesana. duhhh mupeng

    Salam kenal ya mas. ditunggu silaturahmi ke blog saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa hampir sama kaya lengkuas di Belitung lohhh!

      Delete
  3. Wah pemandangan dari atas mercusuar bagus banget jadi pengen ngerasain langsung liat pemandangan hamparan laut dari ketinggian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa bagus banget. Rasanya pengen loncat dr mercusuar! hahaha

      Delete
  4. Itu mirip banget lengkuas yaaaa
    Dan aku penasaran ama bangka tp blm kesampean

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa bang hampir mirip sama lengkuas. Ajak ajak dong mas :'(

      Delete
  5. Penasaran sama Bangka belum kesampaian. Ternyata cantik sekali yaa lautnya. Apalagi kalo bisa nikmatin pemandangan pantai dari mercusuar yang punya cerita sejarah menarik di baliknya ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa jernih banget lautnya kak! Iyaaa pasti itu punya hal-hal menarik disitu :)

      Delete
  6. bg boleh bagi tips backpack buat pemula??

    ReplyDelete
  7. jadi penasaran sma pulau lampu seperti ap, soalny yang ad diatas it gambar pulau lengkuas smua.

    ReplyDelete
  8. mantep brur..
    boleh naik ke atas mercusuar ya?
    rekomendasi penginapan donk..

    ReplyDelete