Jul 26, 2016

Road Trip Sydney-Canberra-Melbourne-Renmark(SA)!

My Last Roadtrip in Australia!
Ok, bisa dibilang ini adalah roadtrip terakhir kami di masa Work and Holiday Visa Australia ini. Kenapa? Karena kami akhirnya mendapatkan pekerjaan di salah satu packing shed buah citrus atau semacam jeruk-jerukan terbesar di South Australia, tepatnya di kota Renmark selama 6 bulan, tetapi saya dan Lylis hanya kerja selama 4 bulan karena visa akan expired bulan September.

2 bulan tinggal dan bekerja di Corindi, Coffs Coast, New South Wales, akhirnya kami mengemas barang-barang ke dalam Cammo, oh iya Marlin salah satu teman kami berpisah ke kota lain sehingga tersisa 4 orang. Ternyata, space mobil yang kami pikir bisa muat untuk 4 orang, kenyataannya barang-barang bawaan kami banyak banget sehingga kami harus sortir lagi barang yang perlu dan tidak perlu untuk ditinggal aja. Perasaan saat akan meninggalkan Corindi ini bisa dibilang berat banget, karena saya sangat suka dengan Corindi yang menurutku tempatnya nyaman, santai dan hostnya yang sangat lovely banget, Paul dan Vanessa. See you again somewhere guys <3 Keesokan harinya kami meninggalkan Corindi pagi harinya. Rencananya kami akan melewati Sydney, Canberra dan stay di Melbourne selama 3 hari sebelum melanjutkan perjalanan lagi ke Renmark. Let's go on roadtrip!

Liat, mobilnya penuh sama barang-barang, ada rice cooker ditengah :))

Perjalanan dari Corindi ke Sydney agak menegangkan karena banyak polisi berseliweran dan agak lama karena banyak perbaikan jalan di perjalanan. 5 jam lamanya, akhirnya kami sampai di Sydney dengan lokasi pertama kami menuju ke Anzac Parade untuk makan siang di salah satu restoran Indonesia (akhirnya makan rendang lagi). Setelah makan siang, kami lanjutkan perjalanan menuju Blue Mountain. Kenapa kesini? Karena sebelumnya saat main ke Sydney (ceritanya baca disini) kami gagal kesini karena kesorean. Dannnnnn..... pas kami sampai di Blue Mountain lagi untuk kedua kalinya, kami gak bisa liat apa-apa karena cuaca disana sedang berkabut tebal :((

Blue Mountain berkabut :(
Tak mau membuang waktu, kami lanjut perjalanan lagi menuju Canberra. Tapi karena sudah agak gelap akhirnya kami memutuskan untuk bermalam di camp site sekitaran Blue Mountain. Camp sitenya suka banget! Spacenya gede untuk tenda, rumputnya enak untuk jadi sandaran, dan cuacanya gak panas kaya di Darwin. Kayanya ini campsite favorit kedua setelah The Pebbles di Tennant Creek.

Campsite Blue Mountain
Campsite Blue Mountain
Keesokan harinya, kami berangkat pagi hari menuju Camberra. Perjalanan dari Sydney menuju Canberra bisa dibilang tidak terlalu jauh karena hanya memakan waktu sekitar 3 jam. 3 jam kami tahan-tahan tidak makan biar hemat, dengan harapan bisa nemuin makanan indonesia lagi di Canberra. Selama di perjalanan dari Sydney menuju Canberra memang agak membosankan karena melewati jalur highway yang lurus terussssss. Mulai masuk daerah Canberra, kami disuguhi oleh pemandangan padang luas dan kincir angin raksasa di kejauhan, cantyik!

Kincir angin raksasa sebelum masuk Canberra
Setelah masuk Canberra yang merupakan pusat pemerintahan Australia, kami mulai merasa aneh karena pada kenyataannya Canberra ini sangat sepi! Sangat! Bahkan beda jauh dibanding Cairns di North Queensland yang bukan merupakan kota besar juga di Australia. Dengan bermodalkan google, kami mencoba mencari restaurant Indonesia yang katanya terletak di tengah kota, namun apa daya ternyata tokonya sudah tutup :( Untungnya, disebelah bangunan tersebut banyak terdapat makanan-makanan yang akhirnya kami memilih makanan Vietnam dengan menu Pho, makanan khas Vietnam yang terkenal, harganya murah hanya $8/porsi.

Daerah sentral di Canberra
Sambil makan kami menikmati suasana tengah kota Canberra. Di Canberra ini ternyata banyak juga Aborigin yang notabene sedang mabuk-mabuk dan sering berteriak tanpa alasan, sedikit mengganggu sih, tapi apa daya Australia kan memang milik mereka #eh #maapinsayaTurnbull. Setelah makan siang yang sebenarnya udah sore, kami menuju ke campsite di tengah perjalanan menuju Melbourne. Campsite disini juga asik, campsitenya terletak di sebelah lapangan baseball! dan dekat dengan lingkungan warga sekitar. Malamnya kami ngeteh sambil makan malam dengan bintang-bintang dan sinar bulan :3

Campsite di perjalanan menuju Melbourne
Di pagi harinya, kami disapa oleh warga-warga sekitar yang sedang beraktivitas di sekitar lapangan sebelum berangkat menuju Melbourne. Kami bercerita-cerita tentang perjalanan kami dan mereka juga becerita tentang sejarah town dan komunitasnya. Dari campsite tersebut menuju Melbourne lama perjalanannya sekitar 4 jam. Perjalanannya terasa lama sekali karena kami sering bergantian, mengingat semalam kami tidak bisa tidur karena hujan dan tenda basah ditambah cuacanya dingin banget :))

Sampai di Melbourne, kami langsung menuju St. Kilda Hostel tempat kami menginap selama 3 hari ke depan. Di Melbourne ini kami mengunjungi tempat-tempat favorit seperti Shrine of Remembrance, Hosier Lane, Flienders Station dan Great Ocean Road. Simak cerita lengkapnya di artikel di bawah ini:

Melbourne!
Akhirnya, setelah perjalanan panjang berhari-hari, dengan banyak cerita dan drama, kami sampai di Renmark, South Australia dengan selamat sentosa (walaupun tulang remuk hehe tapi tak apa pengalaman dan keindahan di perjalanan buat semuanya menjadi worthed). Kami akan fokus bekerja di Renmark ini untuk mendulang dollar lebih banyak lagi, agar cita-cita menjadi wirausahawan dan keliling dunia saya menjadi kenyataan, hap!

Last Stories: Kenangan Terakhir di Riverland Australia (Soon) 

Irham Faridh Trisnadi (Tris)
I'm a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world! 
Twitter       : @irhamfaridh
Instagram   : irhamfaridh
Facebook   : Irham Faridh
E-mail        : irham.faridh@gmail.com
Travel, Love & Be Happy!

8 comments:

  1. Suka liatpohon2 di canberra itu yg mulai menguning memerah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe iya, tapi suhunya makin gak suka, makin dingin gilaaak! :))

      Delete
  2. Pertama kali mampir ke sini dan langsung interest sama cerita-ceritanya. Mungkin karena gue juga terobsesi untuk bisa kerja sambil traveling ke mana-mana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. WHV ke Australia cocok buat kamu :D thank you hehehe

      Delete
  3. Replies
    1. Taoi kemarin gak seru kak, dingin banget gak bisa tidur wkwkwkwk

      Delete
  4. Pengen deh cuti panjang trus road trip di Aussie

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayooo kak Puppy :D murah kok ternyata biaya roadtrip disini hehe

      Delete