Mar 18, 2016

Road Trip Katherine (NT) - Mareeba (Queensland) Australia

Let's go on roadtrip! (Sumber)
Selama 2 minggu menghabiskan waktu dan bekerja di salah satu kota cantik di selatan Kota Darwin Australia, Katherine, kami memilih untuk menuju negara bagian sebelah Northern Territory yaitu Queensland. Kenapa? Karena setelah mango season di NT selesai, jarang sekali ada kerjaan sektor farm di NT, sebenernya ada, tapi ingin menambah pengalaman dan Darwin terlalu panas rasanya buat saya. Setelah tau yang namanya Harvest Trail di Australia, rasanya mimpi itu muncul kembali, mengelilingi Australia sambil bekerja dan bisa nabung :)

Sedikit saja, Harvest Trail itu dimana kita bisa bekerja mengelilingi Australia mengikuti season-season buah atau sayuran yang tersebar di seluruh Australia. Itulah sebabnya kenapa saya memilih untuk pindah ke Queensland, lengkapnya adalah kota Mareeba, dimana info dari Harvest Trail tersebut mango season setelah Katherine itu selanjutnya dimulai di Mareeba, kota yang terletak 60 km sebelah barat, kota Cairns, yang terkenal dengan Great Barrier Reefnya ituloh! ;)

Sebelum berangkat untuk road trip pertama kalinya ini, kami packing barang-barang dan mempersiapkan alat-alat dan makanan untuk bekal, mulai dari alat camping, alat masak dan INDOMIE (paling penting! #bukaniklan) untuk mengirit pengeluaran selama perjalanan. Perjalanan ditempuh selama 5 hari dengan jarak sekitar 2500km lebih! Kota yang dilewati yaitu Tennant Creek, Mount Isa, Charters Tower, Townsville dan Cairns. Sebenarnya bisa ditempuh sekitar 2 hari tanpa istirahat, tapi masa gak sambil jalan-jalan dan mampir wisata-wisatanya hehe

Let's go on roadtrip!

Day 1: Katherine - Mataranka - Daly River - Tennant Creek (NT)

road trip to queensland from nt
Cammo di antah perjalanan menuju Mareeba :)
Di hari pertama, target perjalanan adalah sekitar 500km dari Katherine menuju checkpoint pertama yaitu Tennant Creek. Kenapa Tennant Creek, karena 10km dari Tennant Creek terdapat The Pebbles, yaitu situs warisan Aborigin dan terdapat campsite disana, menurut para backpackers, tempat ini adalah campsite paling cantik di Australia jadi mau kita coba. 100 km pertama, kami sempat belok di kota kecil bernama Mataranka, kotanya cuman ada taman, shop, post office dan 1 bar saja. Kami mengunjungi Mataranka National Park, disana terdapat kolam yang bernama Bitter Spring, airnya sangat jernih dan kebiru biruan, sampai permukaan dasar airnya terlihat sangat jelas beserta ikan-ikannya!

Bitter Spring, Mataranka
Bitter Spring, Mataranka
Rencana awalnya mau nyemplung tapi waktu kepepet euy, jadi tidak lama di Bitter Spring kami pun melanjutkan perjalanan. Sepanjang perjalanan, sepanjang mata jauh memandang tidak ada apapun sebelah kanan dan kiri even itu bangunan yang cukup membuat "heuay (nguap)" terus! Ditambah si Cammo gak punya radio pula, wajar mobil tua hehe. 100km setelah Mataranka, kami berkunjung juga ke salah satu kota yang katanya kalo ke NT ini wajib kesini. Daly River ini kota yang sangat sangat kecil! Cuman ada rumah-rumah warga, petrol dan 1 pub yang wajib dikunjungi itu, tapi sayangnya pas kami kesana pubnya masih tutup jadi cuman keliling-keliling kotanya aja naik cammo dan gak butuh 5 menit udah muterin sekeliling kota ini.

Daly River
Daly River
Setelah Daly River kami tancap gas langsung menuju campsite, karena hari semakin sore dan memang tidak ada tempat yang bisa dikunjungi lagi setelahnya. Jadi kita drive sekitar 300km selama 3 jam dan sampai di The Pebbles, Tennant Creek yang ternyata harus dilewati melalui gravel road (jalan bebatuan) sepanjang 10km ke antah berantah. Karena sampai di campsite sudah gelap, terpaksa kamipun langsung buka tenda dan dinner sambil minum teh manis memandang langit yang luar biasa indahnya! Bintang-bintang diatas sangat terlihat jelas dan juga bulan yang bulat sempurna, perfect night :)

Day2: Tennant Creek (NT) - Mount Isa - White National Park (QLD)

The Pebbles Tennant Creek
Campsite di The Pebbles, Tennant Creek
Sebelum melanjutkan perjalanan, kami pun ngeteh dulu sambil sarapan roti selai dengan pemandangan yang cantik di sekitar, hanya ada 1 mobil lain di campsite ini, mereka couple dari Prancis sedang menuju Darwin, berlawanan arah dengan kami. Setelah selesai sarapan, kami menyempatkan mengelilingi The Pebbles terlebih dahulu dan dapat sunrise yang sangat cantik!

Sunrise The Pebble
Super Sunrise in The Pebble :)
Di hari kedua ini kami hanya akan mampir di Mount Isa untuk makan siang dan bermalam di White National Park, karena rute hari ini terbilang sangat panjang dan tidak ada spot-spot yang bisa didatangi disana, dan rute ini pun sangat membosankan karena jalannya yang lurus terusssss dan jalanannya sepi, saking sepinya mau drive di jalur kanan pun bebas, ketemu sama supir truk dari arah berlawanan senangnya minta ampun sampai dadah dadahan, unyu yah? :)) ! Di tengah perjalanan pas banget setelah perbatasan antara NT dan Queensland, ban belakang kami bocor, untung tidak ada mobil lain jadi saya bisa atur keseimbangan dan mengesampingkan mobil ke sisi jalanan.

Welcome to Queensland!

Ketemu sama gerombolan sapi di jalan
Ganti ban dulu di tengah gurun :(
NT-QLD Border, Welcome to Queensland!
Karena insiden ban bocor yang mungkin menunda sekitar 1 jam, kami kesulitan mencari campsite di White National Park yang terletak di antara Mount Isa dan Charter Towers ini karena hari sudah gelap, jadi kami mencari rest area pinggir jalan, dan tidur di dalam mobil saja. Walaupun sempit, tapi masih bisa bobo nyenyak kok, secara capek karena menempuh hampir 500km lebih dan trek yang lurus terus sepanjang jalan.

Day 3: White National Park - Charter Towers - Townsville (QLD)

Karena saat malam sudah gelap, ternyata kami tidur di rest area dan terdapat lookout pas di depan mobil kami parkir. Sekarang kami jadi tau kenapa taman nasional ini dinamakan White National Park karena struktur tanah dan bebatuannya yang mayoritas putih. Mampir buang hajat sebentar disini, kamipun lanjutkan perjalanan lagi.

White National Park
Sebenarnya jarak antara White National Park ke checkpoint selanjutnya yaitu Townsville cukup dibilang dekat karena hanya sekitar 4 jam sudah bisa sampai di Townsville. Sama dengan hari kedua, di hari ketiga ini kami hanya melewati kota-kota kecil dan mampir makan siang sebentar di Chater Towers yang kotanya cukup unik karena arsitekturnya classic country banget!

Salah satu sudut Kota Charter Towers
Tidak jauh lagi dari Charter Towers, akhirnya kami memasuki daerah perkotaan besar, karena sebelumnya kami hanya melihat hutan-hutan, kota kecil, sapi, sungai tanpa bangunan-bangunan ala kota besar. Townsville ini termasuk salah satu kota terbesar ketiga di negara bagian Queensland ini, wajar saja jalanannya ramai banget, kaget dan nervous juga jadinya karena 3 bulanan saya mengendarai mobil di jalanan yang sepi dan gak terlalu ramai. Untuk mengemat lagi pengeluaran, saya mencari lagi campsite di sekitar Townsville, ternyata ada campsite 15km dari pusat kota Townsville dan lokasinya di pinggir pantai, wooooww :) namanya Balgal Beach. Karena kami ada urusan untuk betulin iphonenya si cinta, jadi kami bakalan stay di kota ini selama 2 malam.

Balgal Beach Camp Site (Sumber)

Day 4: Castle Hill, The Strand (Townsville, QLD)

Pagi harinya kami makan pagi di kota sambil mengunjungi service centre yang berada di pusat kota Townsville. Setelahnya, kami mengunjungi 2 tempat yang paling terkenal di Townsville yaitu Castle Hill dan The Strand. Kedua tempat tersebut lokasinya dekat dengan pusat kota Townsville jadi tidak membutuhkan waktu yang banyak untuk mengunjungi kedua tempat tersebut. Castle Hill adalah bukit yang terdapat di belakang kota Townsville, kita bisa menuju puncaknya dan bisa melihat seluruh bagian Townsville dan sekitarnya hingga laut dan pulau-pulau di sebelahnya. Tidak memerlukan biaya untuk menuju Castle Hill ini karena tidak ada tiket dan parkir pun gratis. Bagi yang suka lari, bisa juga lari dari bawah hingga ke puncak, tapi buat apa ada mobil? #simpel wkwkwkw

Castle Hill Townsville
Pemandangan Townsville dari Castle Hill
Setelah puas makan angin di Castle Hill sana, karena angingnya memang gede banget, kami pun langsung menuju The Strand. Namanya keren yah? Tak kirain cafe atau tempat apa, ternyata The Strand itu pantai hehehe. Jadi kami pun cuman bisa menikmati sepoi-sepoi angin yang segar (dibanding NT) dan menikmati pantai yang pasirnya bersih dan banyak burung-burung di sekitar. Saat kembali ke camp site, kami pun menikmati sunset di pinggir pantai sambil ngeteh sambil memikirkan masa depan #cielah

The Strand (Sumber)

Last Day: Townsville - Ingham - Cairns - Mareeba (QLD)

Di hari terakhir, kami meninggalkan Townsville menuju Mareeba. Jarak dari Townsville menuju Cairns tidak terlalu jauh, hanya 400 km.  Jalanan dari Townsville menuju Cairns cukup melelahkan karena banyaknya tikungan, secara treknya melalui gunung-gunung dan pesisir pantai #orangnya serba salah, lurus salah belok2 salah hahahaha. Selama perjalanan menuju Mareeba, hanya ada 1 tempat yang kami kunjungi yatu Wallaman Falls yang terletak di Ingham, kota antara Townsville dan Cairns. Saat melewati Cairns pun kami tak sempat kemana-mana karena kami harus cepat berada di Mareeba sebelum gelap dan mencari tempat untuk stay selama waktu yang ditentukan untuk mencari kerja dan petualangan selanjutnya. Tapi tau apa yang terjadi? Air terjunnya lagi out of order alias abis! Udah jauh-jauh belok sekitar 50 km ke National Park, ternyata airnya gak ada! Lucu sihhh, tapi viewnya keren, apalagi ditambah kalo memang airnya ada, pasti lebih keren.

Wallaman Falls, Guringgun National Park
Wallaman Falls, Guringgun National Park
Sampai di Mareeba, kami langsung menuju beberapa Caravan Park yang biasanya menyewakan room atau cabin untuk jangka yang lama, karena memang kami butuh sewa room untuk jangka yang lama, walaupun belum tau seberapa lama hehe dan kita pun belum sempet cari share house untuk tempat tinggal sebelumnya karena keasyikan jalan-jalan :)). Akhirnya, setelah berputar-putar selama 1-2 jam kami mendapatkan share house di salah satu Caravan Park dengan harga $120/week ada AC dan rumahnya tidak terlalu ramai. Perfecto, Welcome Mareeba!

Our new house in Mareeba :)
Simak kelanjutan cerita kami berpetualang dalam #WHVAustralia :)

Next story : North Queensland, Feels Like Home!

Irham Faridh Trisnadi (Tris)
I'm a backpacker who have a dream to have my own business and travel the world!  Keep dreaming and travel the world! :)
Twitter       : @irhamfaridh
Instagram   : irhamfaridh
Facebook   : Irham Faridh
E-mail        : irham.faridh@gmail.com
Travel, Love & Be Happy!

17 comments:

  1. Campsite itu emang disediakan utk traveller beristirahat gtu ya Mas? Baru tau. Kalau di Indonesia mungkin saat capek nyetir perjalanan keluar kota, ngasonya di pom bensin hehehe :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa, hampir sama kayak gitu, tapi campsitenya ada ditengah hutan hahahaaha

      Delete
  2. foto2nya keereeen
    semoga bisa menjejakkan kaki di sini
    salam sehat dan sukses mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasihhhh, semoga bisa nyusul kesini yaaa :D

      Delete
  3. Waaah petualangan keren sekali, irham.
    Nggak terbayangkan sih kalau harus menempuh jalur darat dengan jarak semacam itu, tapi serunya banyak tempat yang bisa dijelajahi ya disana :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mba :)
      Dan banyak banget pengalaman yang tak terlupakan :)

      Delete
  4. Waaah seru banget! Road trip gini juga melatih skill ganti ban bocor karena jarangnya bengkel yang kalau di Jawa melimpah ruah hahaha.

    Seru seru! Pengen banget road trip kayak gini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaak, untung udah latihan di Indo cara ganti ban kayak gimana, kalo engga berabe mas! :))

      Aminn semoga bisa nyusul kesini mas hehehe

      Delete
  5. wah keren sekali ini mas travelling dan petualangannya..pengen banget jadinya..apalagi pake karavan gitu kayak di film2 bule :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasihhhh, kalo ada uangnya mau beli caravan tapi gak mampu :D

      Delete
  6. wah, beneran racun! hahahaha... seru ya itu sampe bertenda segala! suka banget sama view-nya Queensland, tp semoga ga sampe kena ban bocor ya. :D :D

    nice info broh.. bookmarked! ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha seru banget! Backpackers life banget nih. Yoyoy sama-samaaa semoga bisa kesini juga brohhh :D

      Delete
  7. wah seneng banget aca tulsian perjalanan gini, selain seru, saya juga jadi pingin jadi doa biar terlaksanan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aminnnnn, semoga ya, didoakan darisini :)

      Delete
  8. asyik memang jalanjalan di australia ya,,,mau banget, semoga ada rejeki

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aminnnnnn, semoga tercapai impiannya :)

      Delete
  9. road trip emang palin seru, banyak kenangan yang dibuat di saat perjalanan, keren..

    ReplyDelete