May 26, 2015

Keliling Lombok Selama 4 Hari (Cerita, Tips & Trik)

Lombok

Setelah 2 hari perjalanan menuju Lombok, tibalah kita di kota Mataram. Kita tinggal di Home Stay Oka dengan harga Rp 90.000/malam (exclude breakfast) di daerah Cakranegara. FYI, Cakranegara ini adalah pusat wisatawan di kota Mattaram karena banyaknya penginapan di daerah ini dan dekat dengan pusat kota, sehingga daerah ini bisa dibilang cukup strategis untuk wisatawan. Untuk mengexplore seluruh Lombok, kita menggunakan motor, harga sewa motor sekitar Rp 50.000 untuk 1 hari, kita sewa untuk 2 hari saja, karena di hari terakhir kita bakal balik ke Pelabuhan Lembar dan menyebrang lagi ke Bali.

May 24, 2015

Backpacker ke Bali & Lombok Selama 8 Hari (Cerita, Budget, Tips & Trik)

Lombok
Lombok
Banyak yang bilang, liburan ke Bali itu mahal, banyak yang bilang liburan ke Lombok itu lebih mahal. Benarkah? Saya rasa, itu salah besar! Tahun 2014 saya dan Lylis pernah backpacking keliling Bali dan Lombok selama 10 hari (udah termasuk perjalanan). Pada artikel kali ini saya bakal menceritakan mulai dari keberangkatan sampai balik lagi ke Bandung, saya juga bakal kasih tau harga dan tips trik lainnya buat bayangan teman-teman yang juga mau backpacker ke Bali dan Lombok seperti kami ini, yuk disimak! ;)

May 20, 2015

SOLO Traveler atau PARTNER Traveler?

we-at-changi-airport.jpg


Haummm menurut gue ini topik yang agak sensitif dan punya banyak alasan buat ngebela diri kalo ditanya lebih pilih mana apalagi bagi kalian wahai para traveller yang sudah berumur diatas 20 tahun (pfft..). Emang sih, baik Solo atau Partner traveller punya yey dan nay nya masing-masing. Tapi btw kalian masuk tipe yang mana? 

May 19, 2015

Karimun Jawa, Maldivesnya Indonesia! (Transport, Akomodasi, & Aktifitas Liburan)

Me in Karimun Jawa
Me in somewhere :)
Kadang kita merasa penat dengan kerjaan, kadang kita merasa jenuh lihat kemacetan di jalan raya, kadang kita cape menggunakan gadget (cape juga tetep update). Disitulah timing untuk cari kesegaran! Bukan cewe dan bukan belanja (masih bingung sama yg refreshing itu belanja), tapi.... Nature! Ya, alam. Alam bisa membuat kita fresh lagi karena lokasi yang jauh dari kota, menghindari kesibukan sehari-hari, menghindari kemacetan, polusi, dan si obos :)) Setiap orang memang punya selera tersendiri untuk menikmati alam, ada yang suka pantai, gunung, hutan, goa, bahkan cuma sekedar di kamar liat gambar-gambar kece (gambar apa tuh), hiks. Untuk saya pribadi, memang lebih menyukai pantai dan gunung, suka pantai karena emang saya tinggal di Bandung yang notabene ga ada pantai, dan suka gunung karena memang suka udara yang sejuk.

Hutan Mangrove PIK di Padatnya Ibu Kota Jakarta

Kawasan Hutan Mangrove PIK
Kawasan Hutan Mangrove PIK

Jakarta. Ya, mendengar kata itu, saya pasti langsung termind-set oleh kata-kata macet, panas, cuman ada mall doang. Tapi saya ternyata keliru, di Jakarta ada sebuah taman wisata yang di kelola oleh salah satu perusahaan properti besar di Indonesia, bernama Taman Wisata Alam Mangrove, terletak di Pantai Indah Kapuk, Pluit, Jakarta.

Iseng mengunjungi taman wisata ini berawal dari adanya undangan pernikahan temannya Lylis. Saya berangkat dari Bandung pukul 08.45 berangkat dari Cihampelas menggunakan travel. Sampai di Bintaro pukul 10.45. Niat saya kesini memang buat ketemu Lylis dan jalan-jalan keliling Jakarta aja (secara lagi LDR). Tapi lumayan buat isi tenaga, jadi kita menghadiri undangan dan makan sepuasnyaahhh. Perut udah kenyang, beres-beres, ganti baju, berangkatlah kita.

May 14, 2015

Desa dan Pantai Sawarna, Kampung Halaman Kedua

Desa Sawarna
Bermain di sekitar Pantai Desa Sawarna
Desa Sawarna, terletak dekat dari Kota Bayah, Banten. Jaraknya sekitar 7 jam perjalanan dari Kota Bandung. Desa Sawarna ini sudah seperti kampung halamanku yang kedua, karena hampir setiap tahun selalu berkunjung ke desa nan indah ini. Desa Sawarna mempunyai karakter khas desa di daerah pesisir. Pantai, karang, tebing, pegunungan pinggir pantai khas Indonesia, sungguh indah :)

Tips Liburan Murah Di Singapura

Well, buat kalian yang suka traveling apalagi yang sering traveling pake cara backpacker, artikel ini akan membantu kalian untuk traveling keluar negeri, terutama negeri tetangga kita yang bisa dibilang lebih  maju dibanding Indonesia, yaitu Singapura. Singapura terkenal dengan sistem transportasinya yang lengkap dan berintegrasi antara transportasi satu dengan yang lainnya. Singapura juga terkenal dengan biaya hidupnya yang tinggi, alesan itulah yang kadang membuat traveler ciut atau takut lebih dulu untuk coba liburan kesana. Tapi tenang! ternyata Singapura itu ga terlalu menakutkan seperti yang kita kira, asalkan kita cerdik dan tetap pada prinsip hidup backpacker (re: pelit) hehehe

Disini saya bakal beri beberapa tips liburan murah di Singapore mulai dari transportasi, penginapan, tempat makan  dan tempat wisata pilihan (alias gratistissss):

1. Menuju ke kota menggunakan MRT dibanding pakai taxi/bus.


Changi Airport MRT Station

May 10, 2015

Backpacker ke Singapore dan Kuala Lumpur! (Cerita, Tips, & Budget)


6 Mei 2015, menjadi hari dimana menjadi pengalaman pertama saya pergi keluar negeri. Bermodalkan tiket yang dibeli tahun lalu dan modal nekat. Pergilah saya dengan Lylis (my girlfriend). Kita cuma bawa sekitar $100 dan RM 175 per orang, kalo ditotal mungkin sekitar 1,5 juta rupiah untuk makan, transportasi, dan lain-lain selama trip. Start perjalanan dimulai dari Bandung, tentunya dari Bandara Hussein Sastranegara. Take off pesawat sekitar jam 2 sore waktu Indonesia dan ternyata sampai di Bandara Changi Singapura jam 5 sore waktu Singapura, lebih 1 jam dari ittenary yang udah ditentuin. But no worries, kita ga tergantung ittenary jalani saja, biarkan mengalir~

Bandara Changi Airport
Salah satu sudut Bandara Changi
Kita keluar dr terminal 3 dan selanjutnya kita harus menuju terminal 2, karena kita akan memakai MRT (Mass Rapid Transport) yang cuma ada di terminal 2, kita memilih MRT karena pakai transport ini lebih murah ketimbang pakai bus apalagi taksi dari bandara. Setelah lihat peta di salah satu sudut bandara, letak terminal 3 ke terminal 2 ternyata jauh pisannn. Setelah tanya-tanya petugas bandara, ternyata dari bandara 3 ke bandara 2 kita bisa pake Sky Train, harganya? gretong! alias gratis!